Halal Bihalal dan Santunan Anak Yatim Piatu PUK SPL-FSPMI PT. Tonggak Ampuh

  • Whatsapp

Bogor, KPonline, – Menyayangi dan mengasihi anak-anak yatim piatu, merupakan kewajiban bagi kita semua. Kurangnya kasih sayang dan minimnya kemampuan ekonomi, menjadi salah dua alasan bagi kita semua dalam membantu mereka. Karena hal-hal tersebutlah, maka PUK SPL-FSPMI PT. Tonggak Ampuh menggelar acara halal bihalal dan santunan bagi anak-anak yatim piatu, pada Minggu 24 Januari 2021, di Arena Hiburan Kolam Renang Bojong Nangka, Gunung Putri, Bogor.

Agenda tersebut diikuti oleh seluruh anggota PUK SPL-FSPMI PT. Tonggak Ampuh beserta seluruh keluarga besarnya. “Adapun acara ini dilaksanakan, sebagai ajang pertemuan bagi seluruh anggota PUK SPL-FSPMI PT. Tonggak Ampuh, beserta keluarga besar dalam rangka halal bihalal setelah beberpa waktu yang lalu mereka bekerja dari rumah. Agenda kali ini juga memberikan santunan kepada sekitar 40 orang anak-anak yatim dan piatu, yang ada dilingkungan sekitar,” ujar Iwan Sumantoro, Sekretaris PUK SPL-FSPMI PT. Tonggak Ampuh.

Bacaan Lainnya

Semangat dan antusias yang tingggi nampak dari seluruh anggota PUK SPL-FSPMI PT. Tonggak Ampuh, meskipun hujan gerimis dan deraaan pandemi Covid-29 yang tak kunjung usai. Seluruh peserta hala bihalal dan santunan, tetap melakukan protokol kesehatan, dan juga menjaga jarak, serta mencuci tangan di tempat yang telah disediakan oleh panitia acara.


Dan acara tersebut, juga sebagai ajang agenda silahturahmi, dikarenakan mereka sudah tidak lagi sebagai buruh PT. Tongggak Ampuh, karena seluruh buruhnya telah di-PHK. “Selagi kita berniat, masih mau berusaha, dan tawakal, akan ada rezeki diluar sana setelah tak bekerja di PT. Tonggak Ampuh ” tutur Masruri, Ketua PUK SPL-FSPMI PT. Tonggak Ampuh, yang akrab disapa dengan panggilan Bang Paung ini.

PUK SPL-FSPMI PT. Tonggak Ampuh sendiri telah berdiri selama dua periode kepengurusan. Hal itu bukanlah hal yang mudah ketika merintis dan membentuk serikat pekerja di perusahaan rekanan PLN tersebut. Lika liku perjalanan selama menjadi anggota serikat pekerja di FSPMI, terlebih lagi di masa pandemi seperti sekarang ini, menjadi alasan bagi perusahaan untuk membuat kebijakan yang memberatkan bagi kaum buruh, dengan alasan pandemi. (Gunawan/Editor : RDW/Foto : Gun Kalasinikov)

Pos terkait