Galang Dana Diwarnai Perampasan Bendera, Jamkeswatch Akan Lanjutkan Aksinya

Galang Dana Diwarnai Perampasan Bendera, Jamkeswatch Akan Lanjutkan Aksinya

Bekasi, KPonline – Untuk meringankan beban korban bencana gelombang air laut tinggi di Banten dan Lampung, relawan Jamkeswatch dan Garda Metal Bekasi melaksanakan aksi sosial untuk penggalangan dana.

Kegiatan ini dilakukan di lampu merah yang berdekatan langsung dengan salah satu pusat perbelanjaan yaitu Sentra Gosir Cikarang (SGC).

Aksi galang dana pun dimulai sekitar pukul 14:50 wib. Di lokasi tempat penggalangan dana tersebut sudah ada beberapa anggota ormas yang berkumpul, yang juga melakukan penggalangan dana.

Tepat pukul 15.00 wib, traffic light mati dan tidak berfungsi. Hal ini mengakibatkan arus lalu lintas semrawut berantakan dilapangan. Sayangnya, tidak ada anggota polantas yang mengatur lalu lintas tersebut.

 

Rismanto selaku koordinator aksi penggalangan dan pihak ormas tersebut berinisiatif untuk membagi area penggalangan dana tersebut.

Dimana relawan Jamkeswatch dan Garda Metal diarahakan dari jalur sebelah Timur, sedangkan ormas dari jalur Selatan dan Barat sembari mengatur arus lalu lintas buka tutup secara bergantian.

Dikarenakan dengan tidak adanya alat pengatur lalu lintas sebagai bentuk indentitas, maka dipergunakanlah bendera Jamkeswatch oleh Rismanto selaku koordinatir aksi galang dana yang bertugas mengatur lalu lintas. Sementara relawan Jamkeswatch  serta Garda Metal langsung turun sambil membawa kotak donasi untuk disodorkan para pengguna jalan yang melintas.

Arus lalulintas berjalan lancar dan proses penggalangan dana pun berlangsung tertib. Sekitar pukul 17.00 wib dengan secara tiba-tiba datang seorang petugas kepolisian berpakaian PDL lengkap merampas bendera Jamkeswatch yang sedang dipegang oleh salah satu anggota  Garada Metal.

Sambil berteriak spontan anggota kepolisian sebagai abdi negara itu pun berkata, “Apa-apan ini, saya Kapolsek Cikarang”. Seraya sambil mengambil bendera Jamkeswatch.

Melihat bendera Jamkeswatch kebanggaannya diambil, Rismanto tidak terima dengan tindakan kepolisian tersebut yang seharusnya mengayomi masyarakat dan mendukung aksi kemanusian tersebut.

Rismanto pun langsung mengejar dan menghampiri petugas dari kepolisian itu yang bernama Sujono, yang terlihat dari name tag yang melekat di seragamnya.

Setelah selesai bernegoisasi bendera Jamkeswatch pun berhasil diamankan, tapi dengan syarat aksi penggalangan dana mesti dihentikan.

“Karena ini kegiatan sosial kemanusiaan ya kita ikutin saja apa kata aparat kepolisaian itu kita hormati itu, karena kepolisan bagaian dari lembaga negara.
Kalo kita dibubarin ya bubar. Besok kita ngecrek lagi untuk galang dana,” ucap Rismanto.

Selesai agendanya dibubarkan para reawan Jamkeswatch juga Garda Metal langsung berkonsolidasi disaung buruh yang berletak dikawasan jababeka.

Mereka bersepakat bahwa acara penggalangan dana tersebut akan tetap dilakukan hingga seminggu lamanya. (Jhole)

Facebook Comments

Comments are closed.