FSPMI Lakukan Penelitian Terkait Praktek Buruk Pemagangan

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI-KSPI) tengah mengadakan penelitian lapangan terkait dengan pelaksanaan pemagangan. Penelitian ini dilakukan, karena banyak keluhan yang diterima FSPMI terkait dengan praktek buruk pemagangan.

Keluhan tersebut, diantaranya, peserta magang bekerja selayaknya pekerja di perusahaan tempat dia magang. Bahkan diwajibkan ikut lembur dan bekerja dengan sistem sift. Namun meskipun full bekerja, peserta magang hanya mendapatkan uang saku.

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, sejak awal FSPMI-KSPI menolak pemagangan. Sikap ini tegas disampaikan dalam beberapa kesempatan. Misalnya dalam aksi besar tanggal 6 Februari yang merupakan peringatan HUT FSPMI dan pada saat May Day (peringatan Hari Buruh Internasional).

Berbagai keluhan terkait dengan program pemagangan, menandakan kekhawatiran FSPMI bahwa pemagangan akan bergeser menjadi eksploitasi terhadap tenaga kerja terbukti. Dalam kaitan dengan hal itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat lebih dekat seberapa besar dampak buruk yang terjadi.

Bagikan Pengalaman Anda

Selain melalukan tatap langsung, peserta magang dari berbagai wilayah di Indonesia juga bisa menceritakan pengalamannya selama mengikuti program pemangangan. Pengalaman tersebut bisa dituliskan dan dikirimkan ke e-mail koranperdjoeangan@gmail.com.

Jika kesulitan menuliskan, informasi juga bisa disampaikan melalui WhatsApp 0831-2217-8058. Nantinya tim dari FSPMI akan menindaklanjuti informasi tersebut.

Penelitian lapangan akan dilakukan hingga tanggal 15 Agustus 2019.

Dalam hal ini, FSPMI menjamin kerahasiaan identitas peserta magang yang berkenan menceritakan pengalamannya. Dengan demikian diharapkan, peserta magang tidak akan segan-segan untuk membagikan kisahnya.

Pengalaman ini penting, agar kita bisa memetakan dampak buruk dari program ini. Sebagai bagian dari kontrol sosial dari masyarakat terhadap satu kebijakan yang sedang diterapkan.

FSPMI Susun Pokok-Pokok Pikiran Serikat Pekerja Menolak Pemagangan

Seiring dengan itu, FSPMI juga akan menyusun pokok-pokok pikiran sebagai dasar argumentasi untuk menolak pemagangan. Nantinya pokok-pokok pikiran ini sebagai pedoman bagi aktifis serikat pekerja di berbagai daerah untuk menyuarakan penolakan terhadap pemagangan.

Selain itu, pokok-pokok pikiran ini diharapkan bisa menjadi bahan masukan kepada pihak terkait. Khususnya kepada Pemerintah, agar menyusun regulasi yang memberikan perlindungan kepada pihak pekerja.

Pos terkait