Es Kelapa Muda, Soto Mie Bogor Dan Media

Es Kelapa Muda, Soto Mie Bogor Dan Media

Bogor, KPonline – Siapa yang tak suka dengan rasa manis Es Kelapa Muda? Kalau ada yang tak suka, mungkin ada baiknya sering-sering mengikuti agenda dan kegiatan Media Perdjoeangan Bogor. Karena rapat kerja Media Perdjoeangan Bogor yang dilaksanakan kali ini memang sedang “mengincar” Es Kelapa Muda yang berlokasi di bilangan Gunung Putri, Bogor.

Sempat kecewa di titik awal pertemuan, karena ternyata lesehan Es Kelapa Muda yang berlokasi didepan Kolam Renang Griya Bukit Jaya tutup. Ada 3-4 lapak Es Kelapa Muda tutup. Kami kecewa? Tentu saja. Akan tetapi, saya dan Sekretaris Media Perdjoeangan Bogor tidak patah arang. Menyusuri Jalan Bojong Nangka yang 2 tahun terakhir sudah mulai ramai lancar.

Dan akhirnya, kami pun menemukan yang sedang kami idam-idamkan. Es Kelapa Muda. Dan tentu saja, lesehan. Sebuah kesenangan yang tiada tara bagi kami. Bercengkerama, bertukar ide dan gagasan sambil duduk lesehan. Duduk lesehan yang kami lakukan pun sembarang duduk lesehan yang biasa. Karena ada hal-hal yang memang perlu dibahas dan dibicarakan, dan tentu saja, beradu ide dan gagasan.

Media Perdjoeangan Bogor

Apa yang kami perbincangkan salah satunya adalah tentang Buruh Go Politik. Sebuah topik hangat yang sedang ramai digaungkan oleh kaum buruh, kaum pekerja, para pekerja muda dan berbagai kalangan lainnya. Buruh Go Politik menjadi semacam magnet yang menarik untuk dijadikan bahasan dimana buruh-buruh sering bergerombol dan berkumpul.

Media Perdjoeangan Bogor sudah merencanakan dan merancang sedemikian rupa, agar para calon anggota legislatif yang berasal dari kaum buruh, khususnya FSPMI Bogor agar pemberitaan kegiatan dan artikel tentang Buruh Go Politik, tentang para calon anggota legislatif yang berasal dari kaum buruh, secara terus menerus up to date.

Dan gagasan berikutnya yang mendapatkan perhatian yang cukup besar adalah pada saat pembahasan pendidikan tentang media. Bagaimana sebuah media dapat digunakan sebagai alat perjuangan bagi kaum buruh. Karena luas wilayah Kabupaten/Kota Bogor yang cukup besar, sehingga dirasakan perlu banyak kontributor. Peran kontributor cukuplah penting dalam penerimaan berita dan artikel. Semakin banyak kontributor, itu artinya akan semakin banyak berita dan artikel yang masuk ke meja redaksi.

Dan Es Kelapa Muda tidaklah cukup untuk menemani kami. Sehingga semangkuk Soto Mie Bogor pun tersaji, melahapnya dengan semangat empat-lima. Dan akhirnya, ide dan gagasan itu semua kami sepakati.

Facebook Comments

Comments are closed.