Cerita Garda Metal Bersama Garda Rakyat, Membalut Luka Korban Bencana Gempa

Cianjur, KPonline – Gempa Bumi berkekuatan magnitude 5,6 skala richter yang mengguncang Cianjur pada Senin, (21/11/2022) tentu menyisakan kisah duka dari para korban. Cerita duka dimana mereka yang harus kehilangan anggota keluarga, saudara, teman dan sahabat, hingga kerabat.

Cerita duka, dimana ribuan orang harus rela kehilangan rumah dan kisah bagaimana kelangsungan hidup mereka untuk selanjutnya.

Bacaan Lainnya

Namun, tak sedikit pula cerita dari mereka yang bersyukur, kendati rumah dan harta bendanya lenyap tak tersisa. Dimana, mereka yang selamat tidak terkubur reruntuhan bangunan tempat tinggalnya. Terlebih, bagi mereka yang tak kehilangan satu pun anggota keluarganya.

Asep (55), seorang warga Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur yang berhasil lolos dari maut, meski bangunan rumahnya kini tak berbentuk.

“Alhamdulillah, saya selamat dan hanya mengalami sedikit luka di kepala dari bencana pada siang itu. Padahal waktu itu sempat terpikir akan terkubur bersama puing-puing” ucap Asep, Jumat (2/12/2022) kepada Media Perdjoeangan.

Oleh karena itu mencoba membalut luka korban bencana Gempa Bumi di Ds. Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Garda Metal dan Garda Rakyat dengan mengadakan bakti sosial. Jumat, 2 Desember 2022.

Bantuan sumbangan sukarela pun diberikan. Selain berupa uang, bantuan yang diberikan diantaranya adalah suplai logistik dan kebutuhan dasar bagi para korban disana.

Pangkornas Garda Metal Supriyadi Piyong bersama Indri Yulihartati (Wasekjen Partai Buruh)

Selain itu, Garda Metal dan Garda Rakyat pun membantu pembangunan sekolah sementara untuk kegiatan pendidikan agar siswa/ siswi di desa tersebut dapat tetap belajar pasca gempa yang terjadi.

Dan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban korban bencana, sehingga mampu meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.

Pos terkait