Calon Bupati Bekasi Obon Tabroni di Pembukaan Kongres KSPI

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – KSPI Kongres KSPI IV bertajuk Mewujudkan Negara Kesejahteraan, digelar pada 7-9 Februari 2017. Hadir dalam kesempatan tersebut, Obon Tabroni, aktivis buruh yang turut serta dalam Pilkada Kabupaten Bekasi Jawa Barat, 15 Februari 2017.  Obon Tabroni merupakan calon dari independen.

Selain Tabroni, hadir pula perwakilan pemerintah seperti Hayani Rumendang, Pimpinan dan anggota serikat buruh seperjuangan Gerakan Buruh baik dari tingkat nasional, internasional, ILO, mantan Danjen Kopassus letjen (purn) Prabowo Subianto, Ketum Partai Gerindra, Dr. Rizal Ramli ditemani aktivis sosial dan kemanusiaan, Ratna Sarumpaet.

Bacaan Lainnya

Perlu diketahui, bahwa afiliasi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yakni tergabung dari beberapa Federasi Serikat Buruh, seperti PB-PGRI ,FSP Pariwisata, FSP PPMI, FSP ISI, Aspek Indonesia, FSP KEP, FSPMI, FSP FAMKES REF, FSP PPMI, SPN

Ketika menyampaikan sambutan, Obon bercerita, sebelumnya banyak yang mengkritik dan menilai buruh. Obon itu buruh dan tidak mungkin bisa masuk bursa calon Pilkada di Bekasi.

“Soalnya, diperlukan syarat dukungan 150 ribu KTP. ‘mereka’ katakan, jangankan 150 ribu, 50 ribu KTP bisa dikumpulkan, mereka katakan ‘Jago’.”

Sebagai aktivis buruh dari FSPMI, Obon Tabroni menambahkan, nanti di Bekasi, tanggal 15 Februari, akan melaksanakan pesta Pilkada, dan dirinya merupakan salah satu calon. “Sistem di negara kita menyulitkan calon dari jalur independen bisa lolos. Buruh ketika di pabrik menghadapi persoalan pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan persoalan lain. Sangat jarang temen temen buruh bahas soal upah, outsourcing, tentang kehidupan perburuhan,” tukasnya.

Alasan Obon masuk dalam bursa calon Pilkada berawal dari sisi sederhana saja. “Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 itu produk politik bukan? Setiap persoalan kehidupan tidak terlepas dari produk politik.”

“Kita lakukan aksi, lobi dan konsep, kita saat ini masuk dalam strategi perjuangan lain, ‘perjuangan politik’. Sangat berat, dimana untuk menjelaskan sebagian besar masyarakat, dimana bicara politik, adalah bicara uang, selain itu apa yang kita dapat ?”

Menurutnya kesemuanya itu perjuangan di awal, itu dianggap tidak mungkin tetapi itu adalah perjuangan rakyat.”Dianggap tidak mungkin, sama seperti dulu buruh berjuang tentang BPJS. Dianggap ga mungkin, dianggap ga percaya apa yang buruh punya dan miliki,” paparnya.

Obon Tabroni mengutarakan apresiasi dan ucapan banyak terimakasih atas kesempatan diberikan pada dirinya, tentunya dukungan dan pimpinan federasi. “Sampaikan salam pada keluarga di Bekasi, keridhoan untuk Ini bukan tentang saya, bukan tentang KSPI, tapi tentang cita cita bersama. Dimana harus ada peristiwa, buruh turut dalam perjuangan politik,” jelasnya.

“Ahmad Dhani boleh artis, boleh orang kaya, namun hari ini di bawah buruh, Ahmad Dhani kan cuma wakil. Kalau hari ini luput, ke depan akan berat untuk kita semua,” pungkasnya.

Pos terkait