Depok, KPonline-Memasuki hari kedua, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT. Immortal Cosmedika Indonesia tetap berlangsung dengan semangat tinggi. Para pekerja menunjukkan konsistensi dan tekad kuat dalam memperjuangkan hak-hak mereka.
Sejak pagi buta, tepatnya Rabu (22/4/2026) para peserta aksi sudah mulai berdatangan ke lokasi. Bahkan sebelum waktu yang dijadwalkan, yakni pukul 08.00 WIB, para anggota telah hadir sejak pukul 06.30 WIB. Kehadiran lebih awal ini menjadi bukti nyata keseriusan dan komitmen mereka terhadap perjuangan yang sedang dijalankan.
Di lapangan, terlihat para peserta berkumpul sambil melakukan konsolidasi dan koordinasi. Nuansa solidaritas dan kebersamaan terasa begitu kuat, mencerminkan kekompakan antaranggota dalam satu barisan perjuangan.
Salah satu peserta aksi mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini mampu mendorong perubahan yang lebih baik.
Ia juga menegaskan bahwa para pekerja menginginkan agar tuntutan yang disampaikan dapat direspons secara serius oleh perusahaan, demi terciptanya hubungan industrial yang adil dan harmonis. “Kami berharap aksi ini membawa perubahan nyata, dan semua tuntutan kami bisa dipenuhi agar tercipta hubungan kerja yang lebih baik,” ungkapnya.
Ketua PUK SPAI FSPMI PT Immortal Cosmedika Indonesia, Muhamad Ali, turut menyampaikan pernyataan tegas terkait kondisi yang dialami para pekerja. Ia menuturkan bahwa selama ini para pekerja kerap dibungkam, dengan kondisi upah yang dinilai tidak sesuai, bahkan berada di bawah Rp3 juta. Ia juga mengaku mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak oleh perusahaan.
“Selama ini kita dibungkam, upah kita tidak sesuai bahkan di bawah Rp3 juta. Saya sendiri di-PHK sepihak oleh perusahaan. Namun hari ini kita kuat karena bersama FSPMI,” tutur Muhamad Ali.
Aksi ini menjadi bagian dari langkah bersama para pekerja untuk menyuarakan aspirasi serta memperjuangkan hak-hak normatif mereka, dengan harapan terciptanya keadilan di lingkungan kerja.