AFSPBK Ketapang Audiensi dengan Bupati, Sepakati Dukungan dan Matangkan Perayaan May Day 2026

AFSPBK Ketapang Audiensi dengan Bupati, Sepakati Dukungan dan Matangkan Perayaan May Day 2026

Ketapang, KPonline – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Buruh Ketapang (AFSPBK) melakukan audiensi dengan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., di Pendopo Bupati pada Kamis (16/04/2026).

Audiensi ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan federasi serikat pekerja dan buruh di Kabupaten Ketapang, di antaranya Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sahbandi, Federasi Serikat Buruh Solidaritas Pekerja Ketapang (FSBSPK) Kartono, Federasi Serikat Pekerja Cargill Ketapang Syahrul, Federasi Serikat Buruh Kecamatan Marau Rudy Hartono, Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 92 Lusminto Dewa, SH, Federasi Serikat Buruh Patriot Pancasila Marco Sibambela, SH, serta Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Iman Sufriandi Fatra.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Kartono selaku perwakilan aliansi menyampaikan rencana pelaksanaan May Day 2026 sekaligus berbagai usulan strategis kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam rangka memperkuat hubungan industrial yang harmonis.

Tahun ini, May Day mengusung tema: “Buruh Bersatu, Ketapang Maju: Perjuangkan Upah Layak, Tolak PHK, Wujudkan Kesejahteraan Pekerja.”

Kartono menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan May Day 2026 akan diisi dengan orasi buruh, senam sehat, pembagian sembako, doorprize, serta pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah dan perusahaan yang dinilai berkontribusi positif terhadap hubungan industrial.

Selain itu, AFSPBK juga menyampaikan sejumlah aspirasi penting, di antaranya dorongan pembentukan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit yang melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, serta penambahan tenaga mediator ketenagakerjaan yang saat ini dinilai masih sangat terbatas.

“Saat ini hanya ada satu mediator ketenagakerjaan di Ketapang. Kami berharap ada penambahan agar penyelesaian hubungan industrial bisa lebih cepat dan efektif,” ujar Kartono.

AFSPBK juga menyoroti isu ketenagakerjaan nasional dengan mendorong lahirnya Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru sesuai amanah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi atas langkah dialogis yang dilakukan oleh kaum buruh. Ia menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan May Day 2026 yang dikemas secara positif, damai, dan membangun kebersamaan.

“Saya mengapresiasi kegiatan May Day yang dilaksanakan secara positif seperti ini. Hari Buruh harus menjadi momentum silaturahmi, kebersamaan, dan penyampaian aspirasi secara damai,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati juga menerbitkan surat resmi yang mewajibkan perusahaan di Kabupaten Ketapang untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen.

“Investasi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pembukaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran,” tegasnya.

Kartono menyambut baik kebijakan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kaum pekerja.

“Kami sangat mengapresiasi kebijakan ini. Ini adalah bentuk perhatian nyata bagi pekerja dan masyarakat lokal,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Kartono mengajak seluruh buruh dan masyarakat Ketapang untuk bersama-sama menyukseskan May Day 2026.

“Kami mengajak seluruh buruh dan masyarakat untuk hadir dan memeriahkan May Day 2026 yang akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik dan doorprize,” pungkasnya.

Pos terkait