Walikota Batam Bagikan Nomor Whatsapp ke Buruh

Batam, KPonline – Aksi unjuk rasa Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kota Batam berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Tiga tuntutan yang disuarakan buruh Batam diterima baik oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi dengan menandatangani petisi yang diajukan buruh di depan kantor Walikota Batam, kemarin (2/10/2019).

Aksi dimulai dengan melakukan long march dari Simpang Panbil ke kantor Walikota Batam, bahkan Kapolresta Barelang beserta jajarannya pun turut serta mengikuti long march tersebut.

Bacaan Lainnya

Belum lama tiba di depan kantor Walikota Batam, buruh disambut dengan guyuran air hujan. Menariknya, Garda Metal Batam beserta peserta aksi dari Driver Online Batam tidak bergeming dari guyuran air hujan yang cukup deras. Tak berlangsung lama, hujan pun reda.

Walikota Batam, wakil Walikota Batam beserta perwakilan dari DPRD kota Batam yang diwakili oleh Mochamat Mustofa, serta wakil Ketua I DPRD kota Batam Muhammad Kamaluddin.

Diatas mobil komando, Mustofa menyampaikan bahwa tiga tuntutan buruh sifatnya nasional jadi pemerintah kota akan mengirimkan rekomendasi ke pemerintah pusat. Sedangkan untuk UMSK, menurutnya akan berbicara dengan Aliansi pekerja bersama pemerintah kota.

“Mengenai UMSK, semoga saja diakhir tahun ini Walikota Batam dengan DPRD kota Batam bisa mencari terobosan, apakah UMSK bisa di sah kan nanti untuk tahun 2019 ini,” kata Mustofa

Kemudian Rudi, Walikota Batam dihadapan massa aksi menyampaikan telah memenuhi semua apa yang menjadi tuntutan aksi buruh Batam dengan menandatangani petisi yang diajukan.

“Apa yang buruh aspirasikan sudah saya ikuti semua, saya sudah tanda tangan.” Ucapnya

Lalu, mengenai UMSK Rudi mengungkapkan bahwa pengusaha yang tidak pernah hadir semua akan diundang melalui Kadisnaker kota jika tidak mau hadir juga Walikota Batam sendiri yang akan menandatangani.

“Saya sudah sampaikan ke Kadisnaker kota untuk memanggil pengusaha, secara hukum saya tidak bisa memanggil. Jika tidak mau hadir juga, saya sendiri yang akan tanda tangan.” Ungkapnya

“Tidak mungkin saya tinggal diam, saya diberi amanah menjadi Walikota dan Kepala BP Batam satu tugas saya bagaimana masyarakat Batam sejahtera, disamping memikirkan upah buruh saya harus membangun kota Batam.” Tambahnya

Sontak pernyataan ini disambut tepuk tangan massa aksi, Rudi pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi unjuk rasa yang dilakukan buruh dengan tertib, aman, dan lancar.

Hal yang menarik juga ditunjukan Rudi, dengan memberikan nomor hp yang sekaligus nomor whatsappnya. Diatas mobil komando Rudi menyebut nomornya tersebut.

“Silahkan kirim ke saya, masalah apapun akan saya selesaikan yang penting tidak melanggar hukum.” Tandasnya

(Minto)

Pos terkait