Untukmu Yang Ter-PHK, Jangan Bersedih

Jakarta, KPonline – Rasa sedih, kecewa, dan marah tak ayal kerap menghampiri para karyawan yang terkena PHK secara tiba-tiba dengan berbagai alasan.
Perasaaan tersebut wajar dan manusiawi dirasakan oleh setiap karyawan yang di-PHK oleh perusahaan. Namun ada baiknya tidak terlalu lama berlarut-larut dalam kesedihan dan terpuruk begitu saja.

Tentu sebagian besar orang tidak mengharapkan hal seperti itu, apalagi jika kita mengalaminya tanpa persiapan sama sekali. Namun, jika itu sudah terlanjur terjadi, maka hal terbaik adalah segera “move-on”.

Bacaan Lainnya

Di akui, saat kita mengalami hal itu, memang tidak mudah segera move-on, dan jujur, kita akan merasa galau : harus berbuat apa.
Tetaplah berpikir positif, bisa jadi kehilangan pekerjaan saat ini adalah pintu yang direncanakan oleh Tuhan untuk kesuksesan kita. Jika terkena PHK, sudah saatnya move on dan perbaiki diri. Banyak orang yang sulit move on karena mereka tidak bisa memperbaiki dirinya.
Bermusyawarahlah dengan orang yang terdekat seperti istri, kakak, adik. Atau orang yang berpengalaman dan ahli, seperti kerabat dan teman yang profesional dibidangnya. Masukan-masukan dari mereka adalah berharga, sehingga kita dapat lebih mudah dalam membuat langkah dan peta perjalanan ke depan.

Jika kamu memperoleh pesangon, ada hal yang perlu ditekankan di sini. Pesangon merupakan uang terakhir yang diberikan oleh perusahaan . Oleh karena itu mesti digunakan dengan benar, sisihkan uang tabungan itu untuk biaya hidup minimal selama tiga bulan dalam bentuk tabungan. Dengan bentuk tabungan kamu bisa leluasa mengambilnya. Namun harus dipergunakan sebaik mungkin dan benar-benar untuk biaya hidup sehari-hari. Jangan sampai untuk hal-hal di luar itu.

Kedua, sisa uang tadi lebih baik diinvestasikan. Untuk sementara bisa dimasukkan ke deposito. Mengapa? Bunga deposito memang tidak sebesar return investasi lainnya. Akan tetapi, tujuan menyimpan di deposito adalah untuk menyambung hidup kamu selama belum memperoleh pekerjaan atau pemasukan yang menyamai penghasilan kamu terakhir kali.

Menyimpan uang di deposito selain menghasilkan bunga lumayan juga tak mudah diambil. Jika menarik uang deposito di luar waktu jatuh tempo bisa dikenai penalti. Lagi pula jika menyimpan sisa uang pesangon di tabungan besar kemungkinan Anda tergoda untuk memakai uang tadi.

Jika rencana kamu setelah terkena PHK adalah akan melamar pekerjaan kembali, maka berinteraksilah dengan teman-teman profesional baik bertemu langsung atau online (via social media, group, milis, dan lain-lain). Asah dan tambah skill/keahlian yang diperlukan di dunia kerja saat ini. Buat CV, update pengalaman dan skill/keahlian dan kirimkan surat lamaran sebanyak-banyaknya. Bisa dikirim ke teman, web lowongan kerja, head hunter, dan lain lain.

Namun Jika rencana anda pasca phk adalah berwirausaha, maka carilah lingkungan yang mendukung rencana kamu. Bergabunglah dengan komunitas-komunitas wirausaha yang didalamnya banyak sekali ilmu-ilmu tentang wirausaha dan hal yang terkait dengannya .

Selain itu, buang jauh-jauh sifat yang akan menghambat kita dalam urusan karier dan kehidupan sosial. Misalnya, selalu merasa paling benar dan tidak bersalah, selalu merasa hebat dan dicari orang-orang. Sifat tidak terpuji seperti itu harus segera ‘dibuang’ agar bisa berubah menjadi orang yang lebih baik lagi.

Fokus pada tujuan utama kita dan terus memperbaiki diri membuat kita lebih bahagia dan tidak terus merasa bersedih saat PHK. Karena di PHK bukanlah akhir dari segalanya

Percayalah di balik kesulitan pasti ada kemudahan.Tujuan dari cobaan adalah agar seorang hamba mengadu padaNya, sesungguhnya jika Allah membantumu, maka bantuan akan datang dari arah yang tak terduga. (Dari berbagai Sumber)

Daftar Sekarang

Pos terkait