UMK Kabupaten Ketapang 2023 Naik Sekitar 7, 27% atau Rp. 209.103,- Berdasarkan Permenaker 18 tahun 2023 Sebesar UMK Tahun 2023 Rp. 3.085.615

Ketapang, KPonline – Penetapan Upah Minimum Kabupaten Ketapang Naik sekitar 7,28% atau di rupiahkan Sekitar Rp. 209.103,- mengacu pada rumusan alpa 0,30 beradarkan rapat sidang pengupahan Kabupaten Ketapang pada hari Selasa (29/11/2022) di Kantor Disnaker Kabupaten Ketapang.

Hal ini berkat bersatunya aliansi Serikat Buruh yang ada di Kabupaten Ketapang antaranya, Federasi Serikat Buruh Cargil Ketapang (FSBCK), Federasi Serikat Buruh Kecamatan Marau (FSBKM) dan Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten Ketapang beserta PUK SPPK FSPMI Se-Kabupaten Ketapang.

Bacaan Lainnya

Melalui hasil pemotingan antara pihak Serikat Pekerja / Serikat Buruh, Dinas dan Apindo untuk menentukan memakai rumusan formula yang di gunakan alpa 0,1 alpa 0,2 dan alpa 0,3 akhirnya Pihak Serikat Pekerja atau Serikat Buruh memenangkan potingan tersebut dengan rumusan alpa 0,3 yang digunakan dengan hanya selisih satu suara dengan menggunakan rumusan alpa 0,2.

Alhamdulillah dan berkat dari do’a para anggota Serikat Pekerja / Serikat buruh semuanya Sekabupaten Ketapang merasakan kenaikan upah kurang lebih Rp. 209.103,- dari UMK Tahun 2022 sebesar Rp. 2.876.252,- menjadi sebesar UMK Tahun 2023 Rp.3.085.615 setelah sekian lama tidak pernah merasakan kenaikan upah yang signifikan.

(Sutardi)

Pos terkait