Tak Cuma Modal Gebrak di Medsos, Buruh Sambangi Polres & Disnaker Jelang Mogok Nasional

  • Whatsapp

Bekasi,KPonline- Puluhan buruh Bekasi terlihat hilir mudik di Kantor Kepolisian Resort Metro Bekasi dan Disnaker Kabupaten Bekasi (Jumat, 02/10/2020) dalam rangka mengurus surat pemberitahuan aksi unjuk rasa dan mogok kerja.

Kegiatan ini juga sekaligus membuktikan bahwa aksi unjuk rasa Nasional dan Mogok kerja bukan cuma sebatas Psywar atau sekedar gerakan yang ramai dimedia sosial seperti anggapan segelintir pihak.

“Hari ini pengurus PUK SPAI,LOGAM,SPAMK dan SPEE pagi ini mendatangi Polres untuk mengurus surat pemberitahuan unjuk rasa mengikuti intruksi organisasi” ujar Slamet Bambang Waluyo Selaku Sekretaris Pimpinan Cabang SPEE FSPMI Bekasi.

“Saat ini Disnaker juga antri,karena selepas dari Polres, buruh menuju Disnaker dan juga polsek untuk menyerahkan tembusan” tambahnya.

Aksi menyampaikan pemberitahuan terkait aksi Nasional dan Mogok Nasional tak hanya dilakukan oleh buruh Bekasi, tapi dilakukan juga oleh diberbagai wilayah yang menjadi basis buruh FSPMI dan aliansi Gekanas seperti Di Karawang, DKI, Jawa Barat, Jawa Timur dan lainya.

Buruh saat dikantor Kepolisian
Buruh saat memberikan pemberitahuan aksi dikantor Kepolisian

Seperti diinformasikan sebelumnya Serikat buruh berencana akan melakukan aksi unjuk rasa secara Nasional dan Mogok Nasional sebagai reaksi dari Sikap pemerintah dan DPR yang ngotot melakukan pembahasan Omnibus Law.

” Hari ini, Minggu 27 Sept 2020, berbagai serikat pekerja mengadakan rapat konsolidasi di Kantor FSPMI-KSPI untuk menyikapi pembahasan RUU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan. Setelah kita cermati, pembahasan klaster ketenagakerjaan tidak sesuai dengan harapan kaum buruh” ujar Kahar S Cahyono selaku ketua Department Media dan Komunikasi KSPI.

” Dalam kaitan dengan itu, serikat pekerja merencanakan untuk melakukan aksi berkelanjutan, terus-menerus. Aksi nasional rencanakan tanggal 1 Oktober dan 8 Oktober 2020 sebagai bentuk penolakan terhadap omnibus law. Selain itu Buruh juga berencana akan melakukan mogok nasional pada tanggal 6-8 Okt 2020.” Kahar menambahkan.