Sumartono, Sang Penyemangat ditengah Masalahnya

  • Whatsapp

Semarang, KPonline – Hari ini Minggu, (24/02/2019) saya memenuhi undangan Konsulat Cabang FSPMI Semarang Raya, yaitu agenda evaluasi perjuangan di Kantor Sekretariatan Bersama DPW FSPMI Jawa Tengah dan Konsulat Cabang  FSPMI Semarang Raya.

Pagi menjelang siang, saya rasa undangan yang diminta hadir pukul 09.00 WIB ini akan mendapat antusias yang positif dan akan dihadiri banyak undangan. Namun sesampainya saya dikantor Konsulat Cabang Semarang Raya ternyata baru beberapa pengurus yang sudah hadir, belum semua para tamu undangan konsolidasi ini datang, namun Sumartono Ketua Konsulat Cabang yang jauh-jauh datang dari Sumowono ini pun sudah berada di Kantor sebelum saya.

Bacaan Lainnya

Beliau tersenyum sembari menyapa saya, sayapun membalas senyum dan juga salamnya,

“Selamat pagi pak Tatang ( panggilan akrab anggota nya)”, sembari saya duduk disebelahnya.

Raut wajahnya terlihat biasa saja, namun ternyata ada yang beliau sembunyikan, bagaimana tidak? Ternyata beliau sedang berduka, beliau baru saja kehilangan dompet seisinya beberapa hari yang lalu.Namun beliau berusaha menampakan raut wajah yang seperti biasanya, tanpa beban dan masalah.

Kabar duka yang baru saya ketahui tadi pagi itupun membuat saya merasa iba kepadanya, ditambah lagi ternyata dalam agenda evaluasi kali ini, beliau nampak sedikit bersedih.

Bagaimana tidak ? Sumartono memberi sambutan dengan meminta permintaan  maaf kepada pengurus yang sudah hadir pada pagi itu, beliau juga bertutur

“Sebenarnya para pengurus lain bukannya tidak mau datang pada konsolidasi hari ini namun karena benturan kesibukan dari masing-masing pribadi sehingga membuat mereka tidak bisa bergabung disini dengan kita”, ucap Sumartono.

“Maaf dan tolong kawan-kawan mengkritiki apa yang menjadi kekurangan kita, agar para pengurus di Semarang Raya ini bisa lebih antusias, bersemangat serta fokus dalam perjuangan, sehingga ada dorongan dan hati kita tergerak untuk terus melanjutkan perjuangan”.

“Harapan saya ada tanggapan dari kawan-kawan yang sudah hadir dan bisa menemukan hasil, agar tidak sia-sia disini menghabiskan waktu”, tegas Sumartono.

Wajah yang terlihat lesu itu pun masih berusaha menampakan kebahagiaannya dalam berjuang lewat ekspresinya dalam menanggapi celotehan-celotehan para pengurusnya yang hadir, terkait dompetnya yang hilang. Hingga tak terasa hari pun sudah malam, kami semua bergegas pulang.

Begitulah sosok Sumartono Ketua Konsulat Cabang FSPMI Semarang Raya, seseorang yang pendiam namun sebenarnya ceria ini begitu semangat menebarkan energi positif kepada para pengurus lainnya.Beliau merupakan tauladan bagi kita semua, bisa dilihat walaupun tak sedikit persoalan yang dihadapinya, beliau berusaha tepat menempatkan posisinya.(Tride)

Pos terkait