Slamet Raharjo: Ajak Kader Garda Metal Jalankan Konstitusi Organisasi

Slamet Raharjo: Ajak Kader Garda Metal Jalankan Konstitusi Organisasi

Gresik, KPonline – Ketua Panitia Musyawarah Daerah (Musda) III Garda Metal FSPMI Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan, Slamet Raharjo, SH, mengajak seluruh kader Garda Metal untuk menjadikan Musda sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjalankan konstitusi organisasi secara konsisten.

 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya pada pembukaan Musda III di RM Warung Aroma, Cerme, Gresik, Minggu (26/7/2026), Slamet menegaskan bahwa pelaksanaan Musda yang digelar secara bersama oleh empat daerah merupakan bentuk kekompakan dan semangat persaudaraan di tubuh Garda Metal.

 

“Musda ini dilaksanakan bersama oleh empat daerah, yakni Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan. Ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kebersamaan harus terus kita jaga dalam mengawal perjuangan organisasi,” ujarnya.

 

Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak melupakan nilai-nilai yang telah ditanamkan sejak mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Latsar). Menurutnya, setiap anggota Garda Metal telah mengucapkan ikrar dan Lima Sikap Garda Metal sebagai bentuk komitmen moral dalam menjalankan tugas organisasi.

 

“Ketika mengikuti Latsar, kita sudah mengucapkan ikrar dan Lima Sikap Garda Metal. Itu bukan sekadar seremonial, tetapi janji yang harus diwujudkan dalam setiap langkah perjuangan,” tegasnya.

 

Slamet juga menekankan bahwa seluruh aktivitas organisasi harus berpedoman pada Peraturan Organisasi (PO) Garda Metal. Ia berharap seluruh kader mampu melaksanakan konstitusi organisasi secara disiplin agar cita-cita dan tujuan perjuangan Garda Metal dapat terwujud.

 

“Pedoman kita adalah Peraturan Organisasi Garda Metal. Laksanakan konstitusi itu dengan penuh tanggung jawab agar tujuan kita berorganisasi benar-benar bisa diwujudkan,” pungkasnya.

 

Musda III Garda Metal FSPMI sendiri menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat daerah yang membahas evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru periode 2026–2031.

Pos terkait