Sidang Penetapan UMK Cimahi Menemui Jalan Buntu, Rekomendasi Kini di Tangan Walikota

Bandung, KPonline – Sidang Pleno penetapan UMK Cimahi tahun 2021 digelar Senin (17/11/2020) bertempat di Hotel Panorama Lembang Bandung Barat. Sidang dihadiri oleh 27 anggota Dewan Pengupahan Kota Cimahi dari semua unsur dari 29 anggota.

Agenda utamanya adalah menetapkan rekomendasi UMK kota Cimahi tahun 2021, dimulai dengan mendengarkan masukan dan usulan dari masing-masing unsur.

Bacaan Lainnya

Berikut usulan-usulan yang terangkum dalam sidang pleno pengupahan kota Cimahi :

1. Unsur Pengusaha mengusulkan untuk penetapan UMK kota Cimahi sesuai Surat Edaran Menaker RI No.4/1083/HK.00/X/2020. Yaitu UMK kota Cimahi tahun 2021 sama dengan UMK tahun 2020 sebesar Rp. 3.139.274,74

2. Unsur SP/SB, Kenaikan UMK kota Cimahi tahun 2021 mengacu pada PP78 tahun 2015, penetapan upah memperhatikan nilai LPE dan Inflasi sebesar 3,27% dari UMK tahun 2020 atau sebesar Rp. 102.654,26 sehingga UMK kota Cimahi tahun 2021 adalah sebesar Rp. 3.241.929.

3. Unsur Pemerintah mengikuti surat Gubernur Jawa Barat No.561/4795/HUKAM tentang penyampaian Surat Edaran Mentri tentang penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada masa pandemi COVID-19

Proses persidangan berjalan alot, sehingga sampai waktu rehat belum menemui kata sepakat, begitu pun setelah memasuki babak kedua masing-masing unsur masih tetap dengan usulan masing-masing.

Akhirnya setelah bermusyawarah dan tetap tidak menemukan kata sepakat dalam penentuan besaran nilai, diputuskan untuk penetapan rekomendasi UMK kota Cimahi akan sepenuhnya diserahkan kepada Walikota Cimahi. (Asep Rosid)

Pos terkait