Siap Turun ke Jalan Tolak Omnibus Law, PUK ini Gelar Konsolidasi Akbar

  • Whatsapp

Semarang, KP Online – Dengan tetap dibahasnya RUU Omnibus Law di DPR RI membuat geram ribuan kaum buruh di negeri ini. Bagaimana tidak? Di masa pandemi ini bukannya lebih fokus terhadap penanganan memutus mata rantai Covid 19, anggota DPR RI malah dengan arogannya mereka tetap melanggengkan pembahasan tanpa mendengar masukan dari unsur buruh. Hal ini pula yang memicu akan adanya aksi besar besaran di seluruh negeri ini guna menolak disahkannya Omnibus Law.

Begitupun yang dilakukan oleh salah satu PUKĀ  di Semarang, dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat Dewan Pimpinan Wilayah FSPMI Jawa Tengah pada hari Rabu (22/7/2020), PUK SPAI FSPMI PT Ciubros Farma menggelar konsolidasi akbar dengan tetap mematuhi protokol yang ada yaitu dengan menjaga jarak dan cuci tangan.

Bacaan Lainnya

Konsolidasi yang dilaksanakan di halaman perusahaan pada hari Jumat (24/7/2020) tersebut diikuti oleh seluruh anggota dan pengurus. Dalam pertemuan itu selain disampaikannya hasil rapat di tingkatan DPW FSPMI Jawa Tengah oleh Nur Aini selaku wakil ketua bidang I perihal penolakan terhadap Omnibus Law, juga membahas banyak hal diantaranya terkait perundingan PKB yang akan dimulai bulan Agustus mendatang yang kali ini disampaikan oleh Sofiatun selaku Sekretaris PUK SPAI FSPMI PT Ciubros Farma sekaligus ketua tim perunding PKB.

PUK SPAI FSPMI PT Ciubros Farma menggelar konsolidasi akbar dengan tetap mematuhi protokol yang ada yaitu dengan menjaga jarak dan cuci tangan.

Beberapa hal yang menjadi pokok bahasan disampaikan oleh Ulfatul Khasanah selaku ketua PUK yaitu pentingnya menjaga hubungan kerja, menjaga kesatuan dan kekompakan anggota dan menindaklanjuti penolakan Omnibus Law sesuai dengan instruksi dari perangkat. Poin selengkapnya adalah sebagai berikut :

1. Pentingnya menjaga hubungan kerja yang baik antar departemen, mematuhi aturan kerja untuk meminimalisir kesalahan kerja.

2. Menjaga kesatuan dan kekompakan antar anggota agar tetap solid dan tidak tepecah belah dalam proses perjuangan yang saat ini sedang berjalan.

3.Menindak lanjuti penolakan terhadap penolakan Omnibus Law, dari PUK Ciubros menyatakan menolak dan mengikuti instruksi dari perangkat.

Dalam kesempatan itu pula Ulfa begitu dirinya biasa dipanggil, kegiatan yang dilakukan saat ini senantiasa di back up dari perangkat di atasnya, sehingga ia meminta anggotanya untuk tetap fokus pada materi yang sudah disiapkan.

“Kegiatan kita saat ini senantiasa diback up penuh oleh Pimpinan Cabang sampai Pimpinan Pusat dengan akan dilaksanakannya perundingan PKB bulan Agustus mendatang, untuk itu saya minta kawan-kawan tetap fokus pada materi yang sudah disiapkan dan tetap jaga kesatuan antar anggota”, tegasnya.

“Serta jangan lupa kawan-kawan harus jaga kesehatan di masa pandemi dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada”, pungkasnya menutup pembicaraan.

(UK)

Pos terkait