Serikat Pekerja Pelajari Cara Menanam Sayuran dengan Hydroponik

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Sesuai dengan program kerja Bidang Pendidikan tahun 2017, PUK SPAMK FSPMI PT Musashi mengadakan pendidikan keterampilan penanaman hydroponik, Sabtu (9/9/2017).

Pendidikan keterampilan ini diadakan di ruang serba guna PT Musashi Auto Parts Indonesia plan EJIP dihadiri 25 orang peserta.

Bacaan Lainnya

Acara dimulai jam 09.00 wib, yang dibuka dengan sambutan Wakil Sekretaris Bidang Pendidikan PUK SPAMK FSPMI PT Musashi, Bowo Ariyanto.

Pria yang juga anggota Garda Metal Bekasi ini menyampaikan bahwa pelatihan hydroponik di pilih karena cocok untuk mayoritas anggota PUK yang tinggal di perumahan maupun kontrakan, yang ingin menanam tanaman jenis sayur-sayuran tapi tidak mempunyai lahan yang cukup.

Senada dengan Bowo, Mewakili Ketua PUK SPAMK FSPMI PT Musashi Suroto, sekaligus menjadi peserta mengatakan bahwa setelah mengikuti pelatihan ini di harapkan langsung bisa di terapkan di tempat tinggal masing-masing.

“Jika berhasil, keluarga kita tidak perlu beli lagi sayur-sayuran, karena sudah bisa menanam sendiri. Hasil sayuran pun dijamin lebih sehat,” katanya.

Jeni Asmara dari komunitas Aneka Hydroponik di percaya menjadi pemateri.

Hydroponik adalah menanam tanaman tanpa menggunakan media tanah. Hydroponik dapat dilakukan dalam berbagai tehnik. Tehnik statis, run to waste, sub irigasi pasif, NFT ( nutrient film technique), DFT ( deep flow technique), irigasi tetes, dan aeroponic. Tehnik paling sederhana dapat dilakukan dengan botol maupun wadah makanan bekas.

Tehnik hydroponik memungkinkan tanaman memperoleh nutrisi yang tepat, berbeda dengan ditanam secara langsung di tanah.

Keberhasilan menanam hydroponik juga tergantung dengan cahaya, kelembaban, dan kecukupan nutrisi yang diperoleh tanaman. Dalam pelatihan ini peserta juga di ajarkan bagaimana mencampur nutrisi tanaman, menyemai benih, tips membasmi hama dan membuat sendiri hydroponic tehnik NFT mulai dari melubangi pipa dan merangkainya menjadi media tanam.

Peserta pun sangat antusias mengikuti pelatihan ini hingga selesai jam 14.00 WIB. Saat ini menanam dengan hydroponik, selain menjadi alternatif menanam di lahan sempit juga menjadi hobi yang bisa menghasilkan uang.

Kunci keberhasilan adalah kesabaran dan ketekunan.

Jika kita bisa menanam sayuran sendiri, kenapa harus beli?

Penulis: Darma Tsurayya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *