Probolinggo, KPonline – Serikat FSPMI PUK PT ATI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Pimpinan Unit Kerja PT Aneka Tuna Indonesia) yang beralamat di Jalan Surabaya–Malang Km 38, Gempol, Pasuruan, Jawa Timur, mengikutsertakan satu anggotanya dari pilar media dalam kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Media Perdjoeangan Jawa Timur yang digelar di kawasan Bromo.
Kegiatan Rakerwil Media Jatim tersebut dilaksanakan pada 23–24 Mei 2026 dan diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Surabaya, Jombang, Sidoarjo, Pasuruan, dan Probolinggo. Peserta berangkat pada Sabtu (23/5/2026) dari Gempol menuju Villa Rocky Krajan I, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang menjadi lokasi kegiatan.
Setelah melakukan rapat kerja dan evaluasi kegiatan pada siang hari hingga sore. Masuk ke sesi kedua pukul 19.00 WIB, peserta menonton bersama pemutaran film Pesta Babi sebagai bagian dari agenda diskusi dan penguatan perspektif media perjuangan buruh.
Usai pemutaran film, Khairul Anam atau yang akrab disapa Mbah Tjokro menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya Media Perdjoeangan Jawa Timur mampu menghadirkan karya audio visual yang mengangkat persoalan dan perjuangan kaum buruh, khususnya yang dihadapi Serikat Pekerja FSPMI.
“Apakah Media Perdjoeangan Jatim bisa membuat film dengan konsep seperti itu untuk mengangkat permasalahan dan perjuangan yang dihadapi serikat pekerja FSPMI,” ujar Mbah Tjokro dalam sesi diskusi.
Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa mulai saat ini tim media telah memiliki tempat penyimpanan eksternal berbasis cloud sebagai upaya menjaga keamanan dokumentasi serta arsip berita agar tidak lagi hilang di kemudian hari.
Agenda Rakerwil tersebut turut dihadiri tim Media Perdjoeangan Pusat, yakni Eddo, Budi Santoso, serta Iwan Santoso yang akrab disapa “Iwan Jaket Ijo”. Kehadiran mereka menjadi motivasi tersendiri bagi peserta Rakerwil. Diketahui, Iwan Santoso sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Liputan Nasional (Korlipnas).
Dalam kegiatan Rakerwil yang mengusung tema “Berjuang dengan Senyap” itu, Mbah Tjokro juga menegaskan bahwa Media Perdjoeangan Jawa Timur diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menyuarakan perjuangan buruh secara konsisten dan berkelanjutan.
Semangat “Bangga Berjuang Bersama FSPMI” terus digaungkan sepanjang kegiatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat solidaritas dan peran media perjuangan di lingkungan FSPMI.



