Pasuruan, KPonline – Kegiatan sosialisasi pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para driver online kembali digelar oleh Perisai SPAI FSPMI Surabaya, acara yang diselenggarakan di Kantor Grab Driver Center Surabaya, Jl. Ketabang Kali No. 27-31 Surabaya, berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan penuh antusias dari para peserta yang hadir.
Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda KOPDAR Rutin SGB 4 yang diisi dengan berbagai kegiatan bermanfaat, di antaranya cek kesehatan gratis dari BPJS Ketenagakerjaan serta sosialisasi dan pendaftaran BPJS TK BPU (Bukan Penerima Upah) bagi para driver online Grab. Dalam kesempatan ini, perwakilan Perisai BPJS TK BPU, Azis Rahmaddani Patty bersama Maynang Suhartanto, hadir sebagai narasumber sekaligus pendamping dalam proses sosialisasi dan pendaftaran peserta baru.
Dalam penyampaiannya, Azis Rahmaddani Patty dan Maynang Suhartanto menjelaskan pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para driver online yang setiap harinya memiliki risiko tinggi saat bekerja di jalan. Para peserta diberikan edukasi mengenai manfaat utama program BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta manfaat tambahan berupa Jaminan Hari Tua (JHT).
Melalui perlindungan tersebut, para driver diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang tanpa rasa cemas apabila sewaktu-waktu mengalami risiko kecelakaan kerja, mulai dari saat berangkat menjalankan orderan hingga kembali pulang ke rumah. Program ini juga memberikan perlindungan kepada keluarga driver apabila terjadi musibah yang tidak diinginkan.
Selain sosialisasi manfaat program, tim Perisai SPAI FSPMI Surabaya juga membantu peserta melakukan ceklist NIK melalui web Perisai BPJS TK sebagai bagian dari proses pendaftaran kepesertaan. Namun dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa kendala teknis, terutama pada proses aktivasi aplikasi JMO serta penghubungan fitur auto debet untuk pembayaran iuran otomatis yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Fitur auto debet tersebut dinilai sangat penting karena pembayaran iuran BPJS TK segmen BPU dilakukan secara mandiri oleh peserta, berbeda dengan pekerja penerima upah yang iurannya dipotong langsung oleh perusahaan. Dengan adanya fitur auto debet, para driver tidak perlu lagi repot melakukan pembayaran manual melalui ATM, mobile banking, maupun toko modern.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa dukungan dan peran aktif manajemen Grab sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran para mitra driver terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal itu terlihat melalui pesan-pesan edukasi yang disematkan pada notifikasi akun driver Grab maupun dukungan terhadap kegiatan kopdar komunitas driver.
Perisai SPAI FSPMI Surabaya Maynang Suhartanto berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak driver online yang memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Selain memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya, program BPJS Ketenagakerjaan juga menjadi bentuk nyata semangat gotong royong bangsa Indonesia dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


