Penyerahan Kartu Pekerja Jakarta Kepada Guru-guru

Jakarta, KPonline -Pada Jumat, 22 Maret 2019 bertempat di SDIT Al Muhajirin, Jakarta Utara, Tim Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta bersama Bank DKI serta PD. Pasar Jaya berkumpul bersama dalam rangka penyerahan Kartu Pekerja Jakarta. Dipilihnya SDIT Al Muhajirin Jakarta Utara pun bukan tanpa alasan, dikarenakan ada banyak faktor yang menjadi alasan tersebut, salah satunya adalah SDIT Al Muhajirin merupakan salah satu sekolah terbaik dalam penilaian dan kinerja.

“Kami ucapkan banyak terima kasih, atas dipilihnya lokasi penyerahan Kartu Pekerja Jakarta ditempat kami yang sederhana ini. Suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi kami selaku tuan rumah” ungkap Sutrisno, Mpd.

Dalam sambutannya, Krishna Adi Putra, selaku perwakilan Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta, menjelaskan secara rinci, apa saja manfaat dan fungsi Kartu Pekerja Jakarta. “Ada banyak manfaat yang bisa kita ambil dan kita gunakan dari Kartu Pekerja Jakarta ini. Diantaranya adalah, pemilik Kartu Pekerja Jakarta dapat menikmati fasilitas Bus Transjakarta di 13 Koridor yang sudah ada, secara gratis. Selain itu, pemilik Kartu Pekerja Jakarta juga dapat menikmati fasilitas berbelanja produk-produk kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang cukup murah. Secara otomatis menjadi member dari Jakgrosir, yang sudab tersebar di hampir seluruh PD Pasar Jaya” jelas perwakilan Disnakerprov DKI Jakarta ini.

Pemilik Kartu Pekerja Jakarta dapat menikmati potongan harga untuk beras, daging, Telur, Ayam dan Ikan, dari program Subsidi Pangan Murah khusus pemilik Kartu Pekerja Jakarta. Dan yang terakhir, pemilik Kartu Pekerja Jakarta akan membuka akses kepada warga DKI Jakarta. Yang masih direntang usia sekolah antara usia 6-21 tahun, yang orang tuanya mendapatkan Kartu Pekerja Jakarta, agar dapat memuntaskan pendidikan wajib belajar 12 thn. Seperti program KJP Plus 12 tahun bagi pemilik Kartu Pekerja Jakarta” jelas Krishna Adi Putra.

Dalam kesempatan yang lain, Dr. H. Didi Suprijadi, MM Ketua Pengurus Besar PGRI – Ketua Majelis Nasional KSPI, Dewan Pembina FGTHSI, juga memberikan apresiasi atas diluncurkannya Kartu Pekerja Jakarta ini. “Ini adalah kali pertama peluncuran Kartu Pekerja Jakarta. Dan kali ini diberikan untuk 46 orang guru di SDIT Al Muhajirin dan akan berlanjut secara bertahap untuk sekolah-sekolah lainnya. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang harus dimuliakan karena tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Memuliakan guru-guru adalah kewajiban bagi kita semua” ungkap Didi Suprijadi, laki-laki paruh baya yang akrab disapa dengan panggilan Ayah Didi ini.

Lain lagi dengan apa yang diungkapkan oleh Dwi Untoro, MM, Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Jakarta Utara. Beliau memaparkan perihal alasan diberikannya Kartu Pekerja Jakarta kepada para guru tersebut. “Meskipun ini baru pertama kalinya, tapi ini adalah kali pertama penyerahan Kartu Pekerja Jakarta untuk guru-guru, dan diluncurkan Kartu Pekerja Jakarta di sekolah dimana 46 orang ini merupakan yang pertama. Hal ini adalah sebagai bentuk perhatian pemerintah DKI Jakarta kepada kalangan masyarakat bawah, khususnya guru-guru, oleh Gubernur DKI Anies Baswedan” jelas Dwi Untoro

Pada kesempatan kali ini juga dihadiri oleh perwakilan Koaliasi Buruh Jakarta (KBJ) Dedi Hartono dan perwakilan Forum Guru dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FGTHSI) Hamdi Zaenal dan Eri, dimana FGTHSI atau Forum Guru Tenaga Honorer dan Swasta Indonesia tergabung juga di Koalisi Buruh Jakarta. (Dimas P Wardhana/RDW)

Facebook Comments