Bogor, KPonline-Pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAMK FSPMI PT FIM kembali mengundang jajaran dewan pleno dalam agenda penting yang digelar di ruang sekretariat pada hari ini. Pertemuan pada Selasa, (28/4/2026) tersebut membahas dua agenda utama, yakni persiapan penyusunan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) baru serta kesiapan menyambut peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.
Rapat berlangsung dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Seluruh peserta yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dalam memberikan masukan demi memperkuat perjuangan organisasi dan meningkatkan perlindungan hak-hak pekerja di lingkungan perusahaan.
Dalam pembahasan PKB, pengurus menegaskan pentingnya penyusunan dokumen yang lebih baik, progresif, dan mampu menjawab kebutuhan pekerja saat ini. PKB dipandang sebagai instrumen penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, adil, dan bermartabat.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah pembentukan tim perunding PKB.
Tim ini nantinya akan menjadi ujung tombak dalam melakukan negosiasi dengan manajemen perusahaan agar setiap aspirasi anggota dapat diperjuangkan secara maksimal dan profesional.
Selain itu, rapat juga membahas teknis pelaksanaan bedah PKB. Kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur pengurus dan anggota agar seluruh isi PKB dapat dipahami bersama serta disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
Sekretaris PUK SPAMK FSPMI PT FIM, Edi Prabowo, menyampaikan bahwa agenda ini sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan terarah. Ia menegaskan bahwa PKB merupakan landasan utama dalam melindungi hak pekerja, sehingga penyusunannya harus dilakukan dengan serius, matang, dan melibatkan aspirasi anggota.
Ia juga menambahkan bahwa persiapan May Day harus dilakukan sebaik mungkin agar kehadiran anggota PUK SPAMK FSPMI PT FIM dalam momentum perjuangan buruh dapat berjalan maksimal. Menurutnya, kekompakan dan disiplin anggota menjadi kunci sukses dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui rapat pleno ini, pengurus berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Semangat persatuan dan solidaritas anggota diyakini menjadi modal utama dalam menghadapi perjuangan PKB maupun menyukseskan peringatan May Day 2026.