Pangkorwil Garda Metal Jawa Timur : Laksanakan Instruksi Organisasi, Perkuat Persaudaraan dan Soliditas

Pangkorwil Garda Metal Jawa Timur : Laksanakan Instruksi Organisasi, Perkuat Persaudaraan dan Soliditas

Gresik, KPonline – Panglima Koordinator Wilayah (Pangkorwil) Garda Metal Jawa Timur, Suyatno, mengajak seluruh kader Garda Metal untuk terus menjaga soliditas organisasi dan menjalankan setiap instruksi organisasi sebagai bagian dari komitmen perjuangan bersama. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) III Garda Metal FSPMI Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan di RM Warung Aroma, Cerme, Gresik, Minggu (26/7/2026).

 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Suyatno menegaskan bahwa Musda III bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum menyusun arah perjuangan Garda Metal lima tahun ke depan agar tetap seiring sejalan dengan seluruh perangkat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

 

“Tujuan Garda Metal lima tahun ke depan harus berjalan seiring sejalan dengan perangkat FSPMI. Organisasi ini hanya akan kuat apabila seluruh perangkat bergerak dalam satu visi dan satu tujuan perjuangan,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa setiap instruksi organisasi merupakan keputusan yang wajib dilaksanakan seluruh kader. Menurutnya, instruksi organisasi tidak lagi menjadi ruang untuk diperdebatkan, melainkan harus diterjemahkan dalam tindakan nyata oleh setiap anggota Garda Metal.

 

“Instruksi organisasi tidak untuk diperdebatkan lagi. Jadilah pelaksana instruksi perangkat dan jadilah pelopor bagi anggota di wilayah masing-masing,” tegas Suyatno.

 

Menurutnya, kekompakan yang selama ini terbangun menjadi bukti bahwa Garda Metal mampu menjaga komando organisasi. Kebersamaan yang ditunjukkan oleh kader dari Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan dalam Musda III menjadi cerminan kuatnya solidaritas di tubuh Garda Metal.

 

“Semua berjalan dengan baik. Kebersamaan yang kita tunjukkan hari ini adalah bukti nyata bahwa kita tetap satu komando,” katanya.

 

Menutup sambutannya, Suyatno mengajak seluruh anggota terus memegang teguh slogan Garda Metal, “Saudara walau tak sedarah”, sebagai semangat membangun persaudaraan di tengah perjuangan kaum buruh. Ia juga menyampaikan pesan “Samikna wa atha’na” sebagai wujud kesiapan kader untuk mendengar dan melaksanakan keputusan organisasi.

 

“Kebersamaan ini harus semakin memperkuat persaudaraan kita. Mari saling mendukung, saling menghormati, dan saling menghargai agar Garda Metal semakin kokoh dalam mengawal perjuangan buruh,” pungkasnya.

Pos terkait