Tangerang, KPonline – Musyawarah Daerah (Musda) IV Garda Metal Tangerang Raya digelar pada Minggu, 19 April 2026, sebagai tindak lanjut instruksi Garda Metal Nasional. Kegiatan ini berlangsung secara sederhana namun penuh khidmat di Training Center FSPMI Tangerang Raya, Desa Tapos, Tigaraksa.
Acara tersebut dihadiri oleh Pangkorda Garda Metal Tangerang Sarjono, Pangkornas Garda Metal Supriyadi beserta jajaran, perwakilan Konsulat Cabang (KC) Tangerang Raya Jarim, S.H., M.H., Vice Presiden FSPMI Riden Hatam Azis, S.H., para Pangkorda se-Jabotabek dan Bandung, perwakilan PC SPA Tangerang, serta seluruh anggota Garda Metal Tangerang Raya.
Ketua panitia, Dadi Sukmadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, mengingat persiapan Musda hanya dilakukan dalam waktu lima hari pasca Munas Garda Metal.
Dadi menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan kesolidan antar anggota. “Ke depan, tantangan perjuangan akan semakin berat. Karena itu, saya mengajak seluruh anggota Garda Metal Tangerang untuk terus menjaga kekompakan dan kesolidan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sarjono selaku Pangkorda Garda Metal Tangerang Raya menyampaikan rasa bangganya karena Musda IV tetap dapat terlaksana meskipun dalam keterbatasan waktu. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan anggota selama 16 tahun masa kepemimpinannya. Sarjono berpesan agar seluruh anggota mendukung siapapun yang terpilih sebagai pimpinan selanjutnya dengan cara menjalankan setiap instruksi organisasi secara disiplin.
Sementara itu, Pangkornas Garda Metal Supriyadi (Piyong) mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh anggota. Ia menegaskan bahwa Garda Metal merupakan salah satu pilar utama FSPMI, sehingga seluruh anggota harus menjaga marwah organisasi.
“Kita ini soko guru FSPMI. Jangan melampaui kewenangan struktural. Setelah kongres selesai, tugas kita adalah merangkul kembali kawan-kawan yang sempat menjauh untuk kembali ke rumah besar FSPMI,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota tidak bersikap sombong, karena kesombongan menjadi sumber perpecahan.
Vice Presiden DPP FSPMI, Riden Hatam Azis, menegaskan bahwa Garda Metal adalah elemen penting dalam organisasi. Ia mengajak seluruh anggota untuk menghormati para senior dan berharap Musda ini mampu melahirkan pemimpin yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Sekretaris Majelis Nasional, Bambang Santoso, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda merupakan bagian dari visi besar FSPMI dalam 20 tahun ke depan. Ia mengajak seluruh anggota untuk bangga menjadi bagian dari FSPMI sebagai serikat pekerja yang konsisten memperjuangkan hak-hak buruh.
Perwakilan KC FSPMI Tangerang Raya, Jarim, S.H., M.H., mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhum Ahmad Jumali, S.H., M.H., Ia juga menyampaikan pesan almarhum agar anggota tidak saling berebut jabatan, melainkan melanjutkan perjuangan organisasi dengan semangat kebersamaan.
Acara Musda IV Garda Metal Tangerang Raya secara resmi dibuka oleh Jarim, S.H., M.H., dan ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Tantang.
Musda ini diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan yang visioner, solid, dan siap menghadapi tantangan perjuangan buruh ke depan dengan semangat militansi yang semakin kuat.



