MUSCAB II SPLP FSPMI Gresik: Konsolidasi Kekuatan Buruh, Menjemput Perubahan

MUSCAB II SPLP FSPMI Gresik: Konsolidasi Kekuatan Buruh, Menjemput Perubahan

Gresik, KPonline – Sabtu 13/06/2026, Musyawarah Cabang (MUSCAB) merupakan agenda akbar yang digelar setiap lima tahun sekali dalam sebuah organisasi. Forum ini menjadi wadah evaluasi, penyampaian pertanggungjawaban kepengurusan, sekaligus proses regenerasi kepemimpinan demi menjaga keberlangsungan organisasi.

 

Bacaan Lainnya

Momentum tersebut kembali dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan (SPLP) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Gresik melalui penyelenggaraan MUSCAB II periode 2026–2031 dengan mengusung tema, “Konsolidasi Kekuatan Buruh Logam dan Pertambangan Menuju Perubahan.”

 

Kegiatan yang berlangsung di Warung Aroma, Jalan Grand Verona Regency Blok C2 Nomor 1, belakang kawasan Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, tersebut dihadiri berbagai unsur penting organisasi. Hadir dalam kesempatan itu anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi PPP, jajaran Pimpinan Pusat SPLP FSPMI, yakni Supriyanto, Heri Novianto, dan Rengga Pria Hutama, S.H.

 

Selain itu, perwakilan SPLP FSPMI dari Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto turut hadir sebagai bentuk dukungan sekaligus mempererat solidaritas antarwilayah. Serta anggota SPLP FSPMI Kabupaten Gresik juga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian musyawarah.

 

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang SPLP FSPMI Kabupaten Gresik periode sebelumnya, H. Suluh Hadi, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat berbagai kekurangan.

 

“Saya memohon maaf kepada seluruh kawan-kawan anggota apabila selama masa bakti saya terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Saya juga menyadari masih banyak harapan anggota yang belum dapat kami wujudkan. Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Suluh Hadi di hadapan peserta MUSCAB.

 

Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta. Sikap rendah hati dan kesediaan untuk melakukan introspeksi dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral seorang pemimpin terhadap organisasi yang telah dipimpinnya.

 

MUSCAB II SPLP FSPMI Kabupaten Gresik diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial pergantian kepengurusan semata. Lebih dari itu, forum tertinggi di tingkat cabang ini diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang memiliki integritas, kapasitas, serta komitmen kuat dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan anggota.

 

Melalui proses demokrasi organisasi yang berlangsung terbuka dan penuh semangat kebersamaan, para peserta diharapkan dapat memilih pemimpin yang kompeten, amanah, serta mampu menyusun program kerja yang adaptif terhadap tantangan dunia ketenagakerjaan yang terus berkembang.

 

Semangat persatuan, demokrasi organisasi, dan solidaritas buruh yang tercermin dalam pelaksanaan MUSCAB II ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi SPLP FSPMI Kabupaten Gresik untuk terus tumbuh sebagai organisasi yang semakin maju, semakin solid, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh anggota pada periode kepengurusan 2026–2031.

 

Dengan terpilihnya kepemimpinan baru nantinya, harapan besar pun disematkan agar SPLP FSPMI Kabupaten Gresik mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi kaum pekerja serta terus hadir sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan buruh.

Pos terkait