Sidoarjo, KPonline-Gelombang solidaritas buruh kembali menguat di Kabupaten Sidoarjo. Pada Rabu (22/7/2026), jajaran Srikandi Serikat Pekerja Dirgantara dan Transportasi (SPDT) FSPMI Sidoarjo melakukan kunjungan langsung ke tenda perjuangan pekerja PT Indojaya Raya Sejahtera yang tengah menjalankan aksi mogok kerja di wilayah Porong, Sidoarjo.
Kunjungan tersebut diikuti oleh pekerja perempuan dari berbagai perusahaan, di antaranya PT Majapahit Solusi Bersama, PT Cahaya Utama, dan PT Arina Multikarya. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata bahwa perjuangan buruh tidak mengenal batas perusahaan maupun sektor pekerjaan.
Rombongan Srikandi dipimpin langsung oleh Fatimatul Mufidah dan Nurul Khotimah bersama sejumlah anggota lainnya. Sejak tiba di lokasi, mereka disambut hangat oleh para pekerja yang telah berhari-hari bertahan di tenda perjuangan demi memperjuangkan hak-hak normatif yang mereka yakini belum terpenuhi.
Dalam kunjungan tersebut, Srikandi SPDT FSPMI Sidoarjo menyerahkan bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para pekerja dan keluarga mereka selama proses perjuangan berlangsung.
Tidak hanya membawa bantuan material, para Srikandi juga hadir untuk memberikan dukungan moral kepada para pekerja yang sedang berjuang. Mereka berdialog langsung dengan para peserta aksi, mendengarkan berbagai keluhan, serta memberikan motivasi agar tetap kuat dan kompak menghadapi berbagai tantangan.
Fatimatul Mufidah menegaskan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk nyata persaudaraan sesama buruh. Menurutnya, setiap persoalan yang menimpa pekerja harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen gerakan buruh agar tidak ada pekerja yang merasa berjuang sendirian.
“Duka dan perjuangan yang dirasakan oleh saudara-saudara kita pekerja PT Indojaya Raya Sejahtera adalah duka kita bersama. Karena itu, kami hadir untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dalam memperjuangkan hak dan keadilan,” ujar Fatimatul Mufidah di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Nurul Khotimah menyampaikan bahwa bantuan logistik yang diberikan hari ini bukanlah kegiatan seremonial semata. Ia menegaskan bahwa Srikandi SPDT FSPMI Sidoarjo telah menyiapkan agenda pendampingan yang berkelanjutan selama perjuangan masih berlangsung.
Menurutnya, telah disusun jadwal kunjungan rutin yang akan melibatkan berbagai unsur anggota SPDT FSPMI Sidoarjo. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan logistik tetap tersedia sekaligus menjaga semangat juang para pekerja yang bertahan di tenda perjuangan.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari para pekerja PT Indojaya Raya Sejahtera. Mereka mengaku merasa lebih kuat dan optimistis setelah menerima dukungan langsung dari rekan-rekan buruh, khususnya para pekerja perempuan yang rela meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi solidaritas.
Aksi solidaritas ini kembali membuktikan bahwa kekuatan utama gerakan buruh terletak pada persatuan dan kepedulian antar pekerja. Ketika satu kelompok buruh menghadapi persoalan, kelompok lainnya hadir memberikan dukungan sehingga semangat perjuangan tetap menyala.
Srikandi SPDT FSPMI Sidoarjo menegaskan akan terus berdiri bersama para pekerja PT Indojaya Raya Sejahtera hingga seluruh hak-hak buruh dipenuhi secara adil dan bermartabat. Dengan semangat solidaritas yang terus terjaga, mereka berharap perjuangan ini dapat menghasilkan keadilan dan menjadi inspirasi bagi gerakan buruh di berbagai daerah lainnya.