Tuban, KPonline – Proses penandatanganan Perjanjian Kerja oleh 97 anggota PUK SPAI FSPMI PT Pincuran Sinanjung Mas (PSM) Sektor Produksi pada Jumat, 31 Juli 2026, menjadi bukti nyata bahwa perjuangan buruh tidak pernah sia-sia. Setelah melalui perselisihan panjang terkait upah dan kompensasi, disertai konsolidasi, mediasi, hingga aksi demonstrasi, akhirnya tercapai kesepakatan yang membawa harapan baru bagi para pekerja.
Di balik setiap tanda tangan itu tersimpan air mata yang ditahan, kegelisahan keluarga yang menunggu kepastian, dan keberanian para buruh yang memilih tetap berdiri bersama serikatnya. Kemenangan ini merupakan bukti kegigihan dalam memperjuangkan dan menjaga martabat pekerja yang diraih melalui solidaritas.
Ketua PUK SPAI FSPMI PT PSM, Matnur, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kekompakan anggota dan keteguhan organisasi dalam mengawal hak-hak pekerja.
“Perjuangan ini mengajarkan bahwa buruh tidak boleh takut berserikat. Ketika kita bersatu, saling percaya, dan tetap disiplin dalam organisasi, maka hak-hak pekerja dapat diperjuangkan dan dipertahankan. Hari ini bukan akhir perjuangan, tetapi awal dari semangat baru untuk terus menjaga solidaritas dan martabat kaum buruh,” ujar Matnur.
Mungkin masih banyak yang belum pernah merasakan betapa nikmat dan berharganya berjuang bersama kawan-kawan FSPMI. Di dalam perjuangan lahir persaudaraan yang tulus dan kekuatan yang tidak dapat dibeli dengan apa pun. Ketika satu kawan terluka, yang lain ikut merasakan. Ketika satu kawan berjuang, yang lain ikut menguatkan. Dan ketika kemenangan diraih, itu bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan bersama.
Inilah makna sesungguhnya dari berserikat. Buruh yang berjalan sendiri akan mudah dilemahkan, tetapi buruh yang bersatu akan menjadi kekuatan yang diperhitungkan. Apa yang dirasakan 97 anggota PUK SPAI FSPMI PT PSM hari ini adalah buah dari kebersamaan, kedisiplinan organisasi, dan keyakinan bahwa hak pekerja harus diperjuangkan.
Berserikatlah!
Suatu saat nanti kalian akan merasakan sendiri bagaimana rasanya berdiri bersama, berjuang bersama, dan menang bersama seperti yang kami rasakan hari ini. Jangan biarkan ketakutan memisahkan kita, dan jangan biarkan keraguan membuat kita berjalan sendiri.
FSPMI adalah rumah perjuangan kaum buruh. Rumah tempat suara pekerja didengar, tempat solidaritas tumbuh, dan tempat harapan dipertahankan. Dari pabrik ke pabrik, dari desa ke desa, dari kota ke kota, mari kita kobarkan semangat persatuan.
Membumikan FSPMI di seluruh pelosok negeri bukan hanya tugas pengurus, tetapi panggilan bagi setiap buruh yang ingin hidup lebih bermartabat.
Karena sejarah telah membuktikan: yang bersatu akan kuat, yang bergerak akan menang, dan yang berjuang bersama tidak akan pernah berjalan sendirian.
Bangga Berjuang Bersama FSPMI



