Masih Bertahan, Ratusan Sopir Awak Mobil Tangki Bermalam di Depan Istana Jokowi

Jakarta,KPonline – Ratusan sopir yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) Pertamina masih menduduki Taman Pandang, tepat di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (10/1).

Total ada 350 pengunjuk rasa bermalam sejak kemarin (Rabu, 9/1) di depan Istana Negara dengan hanya beratapkan terpal berukuran sekitar 40 x 15 meter yang dijadikan tenda.

Bacaan Lainnya

Terpal yang didirikan jauh dari ideal untuk menampung segitu banyak orang sehingga ketika turun hujan, mereka terpaksa berdiri mepet-mepetan agar tidak basah kuyup.

Sementara tali pengait terpal diikat pada sepeda motor dan tiang lampu terdekat. Setidaknya kokoh saat tertiup angin.

“Dari semalam kita berdiri Mas, hujan deres dan besar ya kita tetap di sini sampai tuntutan kita dipenuhi,” ujar jenderal lapangan aksi SPAMT, Aris Wuyono di lokasi.

Koordinator aksi AMT, Legiran menyampaikan, tahun ketiga ini, mereka masih memperjuangkan upah lembur yang tak kunjung diberikan.

Para pekerja yang masuk kategori pekerja BUMN itu pun tidak mengerti lagi bagaimana menuntut hak-hak mereka, selain menggelar aksi unjuk rasa.

“Tidak direspon. Kami akan terus aksi sampai tuntutan kami dipenuhi,” ujar Legiran.

Ada sebanyak 2119 awak mobil tanki yang tidak mendapatkan upah lembur selama dua tahun lebih. Menurut dia, semuanya bekerja di sekitar Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta Utara dan di beberapa bagian yang diperintahkan.

Sebelum aksi-aksi menginap di kantor Kementerian BUMN dan Istana Negara, kata Legiran, mereka juga sudah pernah menggelar aksi mogok. (Et)

 

Pos terkait