Ketua PUK SPAMK FSPMI PT. SAMI-JF Sampaikan Ini Diatas Mobil Komando

Jepara, KPonline – Ditengah kerumunan massa buruh dan pantauan dari aparat keamanan, Yohanes Sri Giyanto ketua pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komppnen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAMK FSPMI(PUK SPAMK FSPMI) PT. SAMI-JF sampaikan orasinya, rabu (1/5/2019).

Mobil Komando (Mokom) yang telah buruh FSPMI kabupaten Jepara rakit menjadi saksi penyampaian orasinya.

Bacaan Lainnya

Dia memulai orasinya dengan terlebih dulu memompa semangat massa aksi dengan meneriakkan yel-yel khas dari FSPMI. Merasa cukup dengan semangat aksi massa, Dia menyampaikan perihal mengenai peristiwa sejarah May Day.

Dia menegaskan bahwa May Day adalah perjuangan. Apa yang dirasakan buruh sampai dengan saat ini merupakan terlebih jam kerja tidak luput dari sejarah perjuangan buruh yaitu May Day.

“Kita FSPMI dengan tegas menolak May Day dengan istilah dangdutan, doorprize ataupun yang lain, yang bersifat bersenang-senang. Kita FSPMI gen kita adalah gen perlawanan. Jadi kita tegaskan dan sampaikan kepada yang lain bahwa May Day Is Not Holiday, May Day Is Not Fun Day.” tegas Yohanes sambil bersuara lantang.

“Kita mengerti makna dari May Day sebenarnya. Mulai dari sejarah hingga disebut dengan istilah May Day sampai dengan saat ini. May Day is not holiday!”

“Maju dan bergerak terus FSPMI untuk buruh sejahtera.” Imbuh Putri.

(Ded)

Pos terkait