Kalau Perempuan Sudah Bergoyang, Kelar Idup Loe!

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – Suasana Jambore Nasional Perempuan FSPMI semakin meriah ketika beberapa perwakilan daerah unjuk kebolehan dalam seni tari. Mereka membawakan tarian-tarian tradisional dari daerah-daerah masing-masing.

Sebut saja tari tradisional Tor-tor yang merupakan tarian tradisional Batak Toba dari daerah Sumatera Utara. Tarian tradisional tersebut dibawakan dengan apik dan epik oleh kawan-kawan buruh perempuan dari Batam. Gerakan tari tradisional yang sarat dengan makna-makna kearifan lokal.

Bacaan Lainnya

Suasana bertambah riuh rendah, tatkala kawan-kawan buruh perempuan FSPMI dari daerah Karawang membawakan tarian tradisional Jaipong. Seluruh peserta Jambore Nasional Perempuan FSPMI yang didominasi oleh kaum perempuan ini, sontak saja turut serta dan hanyut dalam gerakan dan goyangan tari tradisional khas Sunda yang dikenal dengan tari Jaipong.

Atas inisiatif dari pihak panitia, sekaligus mencairkan suasana yang mulai tegang, diputarlah sebuah lagu yang cukup populer. Lagu Goyang Dua Jari bergema di ruang aula Villa Semak Daun yang dimana cuacanya cukup sejuk.

Seluruh peserta Jambore Nasional Perempuan FSPMI dan seluruh panitia turut serta dalam gerakan Goyang Dua Jari. Sambil mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah, semua orang menggoyang-goyangkan badan, menghangatkan suasana keakraban Jambore Nasional Perempuan FSPMI kali ini.

Dari daerah-daerah lain pun turut mempersembahkan tarian dan bentuk seni yang lainnya. Seperti gerakan tari menggunakan lagu Ayo Buruh Berjuang Bersama.

Ternyata benar. Kalau perempuan sudah bergoyang, kelar idup loe !

Pos terkait