Jamkeswatch Jawa Tengah Gelar Rapat Koordinasi Kritisi Pelayanan Kesehatan Masyarakat

  • Whatsapp

Semarang, KPonline – Setelah sekian lama terbentuk, Jamkeswatch Jawa Tengah akhirnya menggelar rapat koordinasi pada hari Sabtu (27/6/2020). Bertempatkan di angkringan Pandawa jalan Gajah Raya wilayah Semarang Timur, relawan-relawan kembali dikumpulkan guna refresh sekaligus recruitment anggota relawan baru agar dapat melaksanakan kembali apa yang sudah menjadi tugasnya yaitu memberikan sosialisasi, membantu mengadvokasi pasien agar mendapatkan hak-haknya.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah JamkesWatch Jawa Tengah yaitu M. Abidin sekaligus Ketua Pimpinan Cabang AMK-FSPMI Kota/ Kab Semarang ini berlangsung serius tapi santai alias sersan sebutan bahasa di kota lumpia ini.

Berita Lainnya

Adapun pokok penting dari pertemuan tersebut diantaranya, yaitu:

1. Dibentuknya DPD JamkesWatch dibeberapa kota/kab di wilayah Jawa Tengah yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Jepara, Kabupaten Kendal.

2. Secepatnya akan mengajukan audiensi bersama Gubernur dan DPRD Provinsi salah satunya terkait temuan-temuan pelanggaran di lapangan.

3. Menolak kenaikan iuran BPJS yang akan dimulai per tanggal 1 Juli 2020, sesuai dengan Perpres No. 64 tahun 2020.

4. Berencana akan menggelar aksi sebagai bentuk penolakan kebijakan yang dapat merugikan hak sehat rakyat.

M. Abidin juga menyampaikan harapannya pada rapat koordinasi dengan relawan-relawan Jamkeswatch yang hadir pada saat itu.

“Harapannya dari stakeholder terkait dapat mengenal apa itu Jamkeswatch dan yang terpenting kita dapat saling bekerjasama dalam melayani kesehatan masyarakat dengan baik seperti yang sudah berjalan di wilayah Indonesia lainnya.” ucapnyĆ .

“Ditambah lagi di tengah pandemi Covid-19 yang melanda hampir di seluruh wilayah Indonesia ini, pemerintah melakukan Rapid Test sebagai langkah awal dalam medeteksi virus corona tersebut. Seyogyanya Rapid Test tersebut tidak dipungut biaya dan mencangkup seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.” pungkas Abidin saat ditanya mengenai pelayanan kesehatan dalam melawan pandemi saat ini.

“Tidak hanya dilakukan di pasar, pabrik, atau tempat keramaian yang konon adalah tempat yang dengan mudah terjangkitnya virus tersebut akan tetapi bisa dilaksanakan ditingkatan Rukun Tetangga (RT) ataupun Rukun Warga (RW) karena pastinya setelah beraktifitas akan pulang kerumah,” imbuhnya.
(BDY)

Pos terkait