Jamkeswatch DKI Advokasi Ke RS Sukapura Jakarta Utara, Hamidah Merasa Sangat Terbantu

Jakarta, KPonline – Hamidah yang beralamat di kampung Gempol RT 13/01 Cakung, Jakarta Timur mengalami hipertensi, kadar gula tinggi hingga mencapai 300 lebih. Kenaikan kadar gula naik ini menyebabkan Hamidah hampir tak sadarkan diri hingga membuat keluarga panik dan menghubungi Jamkeswatch DKI Darius yang kebetulan dekat dengan rumah pasien Hamidah. Dengan cekatan Darius segera melakukan koordinasi dengan kawan kawan Jamkeswatch DKI yang lain untuk mendatangi rumah pasien. Bersama sama Agus, Hendra dan Bomax Zaelani, Jamkeswatch DKI ini dengan sigap membawa pasien menggunakan mobil PUK SKF menuju Rumah Sakit Islam Sukapura, Jakarta Utara langsung masuk ke IGD jam 17.00 langsung di lakukan pemeriksaan oleh dokter dan di tangani dengan baik.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, pasien atas nama Hamidah ini dinyatakan harus di rawat dikarenakan gula darah pasien naik tinggi sekali. Menindaklanjuti hal ini, sesuai prosedur maka Jamkeswatch DKI mengurus segala kelengkapan administrasi pasien yang mana Hamidah merupakan peserta BPJS KIS dari APBD DKI Jakarta. Setelah selesai Jamkeswatch DKI mengurus administrasi tepatnya pukul 18.00 wib pasien Hamidah langsung di bawa ke lantai 1 kamar 1 ruang perawatan Abu Dzar di bantu Hendra dan Bomax Zaelani.

Bacaan Lainnya

Berkat kesigapan kawan kawan Jamkeswatch DKI untuk berkordinasi dan komunikasi baik dengan dokter di IGD kurang lebih 1 jam sudah dapat ruang perawatan. Perawat dan staf administrasi RS Islam Sukapura sangat kooperatif dalam menangani dan melayani pasien KIS APBD DKI. Selama dalam perawatan pun pasien mendapatkan dan pelayanan yang baik dari perawat rumah sakit Islam sukapura sampai di hari ke 3 pasien sudah tidak lagi merasakan mual mual, pusing dan demam tinggi seperti sebelumnya yang di rasakan ibu Hamidah sang pasien.

Hamidah begitu terharu dengan dibantunya oleh team Jamkeswatch DKI dan koordinasi dengan pihak RS Islam Sukapura dan mengucapkan banyak terima kasih yang tak ternilai berkat pertolongan nya baik relawan Jamkeswatch maupun perawat rumah sakit Islam suka pura yang sudah menolong dan merawat hingga sembuh.

“Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada seluruh dokter IGD, dokterr rawat inap, perawat Abu Dzar yang selalu sabar dalam merawat saya.” ujar Hamidah.

Jamkeswatch DKI tak bosan selalu memberi support kepada pasien Hamidah dengan setiap pagi dan sore selalu memberi arahan dan juga semangat kepada semua pasien di ruangan Abu Dzar lantai 1. Jamkeswatch DKI juga melakukan edukasi bagaimana pola hidup yang sehat saat kembali ke rumah nanti.

“Ada hal yang menarik ketika sampai tanggal 17 Juli 2018, Hamidah masih tetap mendapatkan perawatan di RS Islam Sukapura dan ini membuktikan bahwa RS Islam Sukapura mematahkan opini bahwa ketika di rawat di RS Islam Sukapura 3 hari sembuh atau tidak sembuh maka pasien sudah di perbolehkan pulang, karena kami team relawan Jamkeswatch DKI sudah membuktikan sendiri dari tanggal 13 juli 2018 sore sampe tanggal 17 Juli 2018 ibu Hamidah masih tetap mendapatkan perawatan yang baik dari RS Islam sukapura.” ujar Darius, relawan Jamkeswatch DKI.

(Omp)

Pos terkait