KP Online

Suara Kaum Buruh

BeritaBPJS Kesehatan

Jamkeswatch Bekasi Keluhkan Akses Registrasi BPJS On line Tidak Bisa Digunakan

Bekasi,KPonline– Dengan maraknya beberapa isu yang beredar, terkait tidak bisanya pendaftaran BPJS secara On Line terkecuali via Mobile JKN. Beberapa relawan Jamkeswatch merasa tidak bisa lagi membantu warga sekitar untuk mendaftar BPJS Online.

Dengan tidak bisa diaksesnya Web tersebut terpaksa warga pun harus datang ke Kantor Cabang(KC) BPJS setempat. Bukan itu saja yang dirasakan warga yang keadaan hidupnya pas-pasan saat mau mendaftarkan dirinya keprogram Jaminan kesehatan Nasional(JKN) diwajibkan harus mempunyai buku tabungan salah satunya Mandiri,BRI,BNI,BTN.

Menurut keterangan masyarakat yang hendak mendaftarkan keluarga ke salah Kantor Cabang BPJS, sempat kebingungan karena sebelumnya belum pernah mendapatkan informasi kalau registrasi BPJS kelas 3 harus menggunakan nomer rekening tabungan.

“Harusnya pihak BPJS paling minim bisa sosialisasikan kepada masyarakat setiap ada aturan atau pun Regulasi terbaru yang diluncurkan. Beberapa minggu kebelakanh daftar BPJS Online sudah gak bisa diakses, pasti diarahkannya untuk akses via Mobile JKN,sedangkan aplikasi tersebut hanya beberapa orang saja yang bisa pergunakan, itu pun didalamnya dianjurkan untuk menggunakan nomer rekening Bank Mandiri. Kalau peserta tidak punya nomer rekening tersebut ya terpaksa tidak bisa jadi peserta BPJS.” menurut keterangan masyarakat kepada Team Media Perdjoeangan Selasa (23/07/2019).

Dengan diwajibkan masyarakat menjadi peserta BPJS, tidak seharusnya pihak terkait menutupi keberadaan yang terjadi sekarang ini. Jamkeswatch Bekasi yang terus mencari informasi terkait tidak bisa diaksesnya Registrasi secara Online.

Salah satu pihak BPJS yang dihubungi oleh Jamkeswatch bekasi, beliau menuturkan memang benar Situs/Web BPJS sedang dalam perbaikan.

“Iya Pak sedang penyempurnaan sistem
Silahkan mendaftar via mobile JKN, atau daftar melalui telpon di 1 500 400.

“Iya Pak memang saat ini untuk kemudahan dan kepesertaanya tetap aktif sehingga menggunakan mobile JKN.” kata pihak BPJS via Whats Appnya.

Bukan Jamkeswatch Bekasi saja merasakan dampak tersebut, Beberapa Jamkeswatch yang diluar Bekasi pun merasakan hal yang serupa.
Masih banyak yang menanyakan kenapa aplikasi dan situs itu tidak lagi berpungsi.

“Kami melakukan proses BPJS Online untuk mempermudah masyarakat awam,dan juga tidak mampu untuk menjadi peserta BPJS. Ini alih-alih yang tidak memiliki rekening tabungan saat dikantor BPJS sendiri akan ditolak, jika ada peserta yang daftar tidak memiliki rekening. Orang miskin jangankan buat bikin rekening, mikirin buat perut sehari-hari saja kebingungan. Apa lagi untuk memperoleh menjadi peserta PBI APBD begitu sulit.” ucap Jack Anshor dengan nada geram. (Jhole)