Ini Manfaat Berserikat FSPMI Bagi Buruh Perusahaan Perkebunan Kelapa

  • Whatsapp

Tabagsel,KPonline -Melihat progres dan kerja nyata yang dilakukan oleh pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Padang Lawas (Palas)-Kordinator Tapanuli Bagian Selatan (Korda Tabagsel), yang sejak tahun 2016 hingga saat ini tahun 2020 tetap eksis dan konsisten membela kepentingan kaum buruh lewat serikat pekerja FSPMI.

Sehingga, atas konsistensinya tersebut, yang terus menerus memberikan pembelaan, perlindungan, pendidikan dan memperjuangkan nasib buruh di Palas, mengundang rasa penasaran dan empati yang tinggi dari sejumlah kalangan di Bumi Dalihan Natolu untuk mengetahui lebih jauh manfaat atas perjuangan mereka.

Bacaan Lainnya

Pada hari Selasa, (15/09/2020) wartawan media Perjdoeangan, berkesempatan menemui Ketua KC FSPMI Palas-Korda Tabagsel, juga sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (LBH FSPMI) Provinsi Riau, Maulana Syafi’i, guna mengetahui lebih dalam, apa sebenarnya manfaat serikat buruh FSPMI di lingkungan perusahaan pada sektor perkebunan kelapa sawit.

Mendengar pertanyaan tersebut, Maulana Syafi’i menyampaikan penjelasan, “Tidak bisa dipungkiri, perusahaan akan selalu berusaha mengebiri hak-hak normatif pekerjanya, terlebih di lingkungan perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit. Selain daripada pekerja intinya yang didominasi oleh buruh unskill, akses yang cukup jauh dari pusat perkotaan membuat para buruh minim informasi, terkhusus informasi ketenagakerjaan,” ungkapnya.

“Sebab itulah pentingnya serikat buruh FSPMI hadir disebuah perusahaan, sebagai penyeimbang kebijakan dan juga motor perubahan bagi perusahaan, supaya perusahaan tersebut lebih modern dan dapat bersaing di tingkat nasional juga dunia”, lanjut Maulana.

“FSPMI merupakan serikat buruh nomor 2 (dua) terbesar di Indonesia, juga Serikat Buruh FSPMI nomor 2 (dua) terbaik di seluruh dunia, setelah serikat buruh Korea yang sampai kini masih menduduki peringkat pertama,” jelasnya.

“Serikat buruh FSPMI memiliki program-program untuk meningkatkan kompetensi dan bakat para anggotanya, lewat pendidikan organisasi, pendidikan advokasi, pendidikan jurnalistik, para buruh yang menjadi anggota FSPMI akan semakin cerdas,” sebut Maulana.

Lanjutnya lagi, “Jika setiap buruh di lingkungan perusahaan perkebunan kelapa sawit, dapat memahami tiga hal tersebut, tentunya pengusaha tidak akan berani untuk mengambil kebijakan yang sewenang-wenang seperti yang terjadi selama ini,” imbuhnya.

Selain memberikan pendidikan kepada pekerja /buruh yang jadi anggota serikat buruh FSPMI, kata Maulana lagi, sedikitnya ada 3 hak lagi yang akan diterima oleh anggotanya.

“Pertama, FSPMI akan memberikan perlindungan kepada seluruh anggotanya.
Kedua, FSPMI akan memberikan Pembelaan kepada seluruh anggotanya.
Ketiga, FSPMI akan memperjuangkan kesejahteraan seluruh kaum buruh, kesemuanya itu dilakukan dengan serius dan bersungguh-sungguh dengan melihat kasus-kasus ketenagakerjaan yang dialami oleh anggota FSPMI,” tegas Maulana.

“Serikat buruh FSPMI adalah serikat buruh Independen, yang sumber kekayaannya tidak diberikan oleh lembaga manapun yang mengikat, sehingga perjuangan FSPMI untuk membela dan menuntut hak-hak buruh tidak akan berhenti sampai FSPMI yang memenangi ataupun menyelesaikan perkaranya,” tutupnya.(M. Amal Siregar)

Pos terkait