IndustriALL Adakan Training Di Batam- Young Women Unionist Training

  • Whatsapp

Batam,KPonline – IndustriALL adakan training untuk buruh perempuan di Batam bertempat di Haris Hotel Batam Center pada Hari Rabu 17/10/2018.

Training ini dijadwalkan dua hari kedepan dari tanggal 17 s/d 18 Oktober 2018. Tema dari training ini adalah “Young Woman Unionist Training”.

Bacaan Lainnya

Peserta terdiri dari perempuan muda yang berumur 23 ~ 50 tahun sebanyak 40 orang. Untuk lebih fokus menjalankan training ini IndustriALL menyediakan penginapan satu malam untuk para peserta.

Peserta training tidak hanya berasal dari kota Batam, tetapi ada juga dari luar negri seperti Kamboja, Malaysia, Philipina, Swedia, Singapur dan juga dari Bintan. Dan juga berasal dari berbagai macam federasi seperti FSPMI, SPSIĀ  Farkes, CMWU, IFM, Unionen.

Agar tidak terkendala dengan bahasa dalam mengikuti training, disediakan translator untuk menerjemah training baik dari bahasa Inggris ke Indonesia maupun Indonesia ke Inggris. Bahkan ada juga penerjemah khusus untuk bahasa Kamboja.

Indah Saptorini dari Project Coordinator IndustriAll dari Indonesia menjelaskan saat diwawancara bahwa training ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan ide-ide perjuangan kepada pekerja perempuan tentang apa yang menjadi hak-hak mereka yang selama ini masih belum didapatkan dan belum tersentuh oleh serikat.

“Jadi harapanya dengan training ini, kedepannya pekerja perempuan bisa memperjuangkan hak-hak tersebut di tempat mereka bekerja dan masalah-masalah tentang pekerja perempuan tidak lewat begitu saja di serikat pekerja.” Kata Indah menegaskan.

Dalam training ini banyak dibahas tentang masalah-masalah perempuan seperti masalah perlindungan reproduksi, pelecehan seksual, hak ada didalam kepengurusan dan lain-lain. Karna dari IndustriALL sendiri mempunyai target petempuan harus ada 40% didalam kepengurusan.

“Jadi untuk mewujudkan itu semua, pekerja perempuan harus bersatu melalui Serikat pekerja agar bisa mempengaruhi dan merubah kebijakan yang tidak berpihak kepada pekerja perempuan.” Kata Yoon Hyowon selaku Project Coordinator IndustriALL berasal dari Korea.

“Perempuan tidak boleh takut dalam berserikat. Karna kebebasan berserikat itu di atur di dalam undang-undang dan konvensi ILO Tahun 1948 No 87.” Annie Adviento, sekretaris regional IndustriALL SEAO.

Jadi berjuanglah buruh perempuan. Perjuangkan hak kalian.

Tomorrow bukanlah akhir dari perjuangan. Tapi, tomorrow adalah awal dari perjuangan.

(Maryam Nusaibah)

Pos terkait