Jakarta, KPonline–Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar rapat persiapan pembentukan sekaligus pemilihan kepengurusan sayap Partai Buruh Suara Marsinah, yang diawali dengan pengumpulan dan pendataan anggota perempuan FSPMI. Rapat berlangsung di Kantor DPP FSPMI Lantai 3, Jakarta. Rabu (3/9/2026).
Rapat dipimpin oleh Mundiah, Vice President Bidang Perempuan FSPMI, dan dihadiri perwakilan Departemen Perempuan FSPMI serta perwakilan Pimpinan Pusat SPA FSPMI. Agenda utama membahas mekanisme pendataan, konsolidasi organisasi, serta langkah teknis untuk memastikan seluruh anggota perempuan terdata secara akurat sebagai fondasi pembentukan Suara Marsinah.
Dalam arahannya, Mundiah menegaskan bahwa proses pengumpulan data harus tuntas pada Oktober 2026. Menurutnya, validitas data menjadi kunci agar pembentukan sayap perempuan Partai Buruh berjalan tertib, transparan, dan memiliki basis keanggotaan yang kuat.
“FSPMI harus terus bergerak memastikan seluruh data anggota perempuan tersusun secara rinci. Pendataan ini bukan sekadar administrasi, tetapi bentuk komitmen membangun kekuatan politik perempuan pekerja melalui Suara Marsinah,” tegas Mundiah.
Melalui rapat ini, FSPMI menargetkan terbentuknya basis anggota perempuan yang terorganisir, sehingga proses pemilihan kepengurusan Suara Marsinah dapat berlangsung lancar serta memperkuat keterlibatan perempuan dalam perjuangan serikat pekerja dan Partai Buruh.



