FSPMI Kota Batam Kecewa Atas Pembongkaran Paksa Tenda Perjuangan PUK Tai Cheng

  • Whatsapp

Batam,KPonline – Dibongkar paksanya kembali tenda perjuangan PUK Tai cheng oleh aparat keamanan pagi tadi, kamis (7/6/2018) membuat kekecewaan yang mendalam bagi karyawan PT. Tai Cheng yang sedang melakukan mogok kerja karena di PHK sepihak oleh management.

Begitu juga Sekertaris Konsulat Cabang FSPMI Batam, Andy Saputra mengungkapkan kekecewaannya karena untuk kesekian kalinya tenda perjuangan PUK Tai Cheng dibongkar paksa.

Bacaan Lainnya

“Saya tidak mengerti apakah Kapolsek tidak paham atau memang sengaja melakukan pembekapan ke perusahaan, kami mendirikan tenda dan mogok kerja dilindungi Undang – Undang, kami berjalan tidak pernah tidak koordinasi jadi jangan tutup mata”, ungkap Andy dengan nada kesal.

Hal senada juga diungkapkan Alfitoni selaku ketua Konsulat Cabang FSPMI Batam yang kecewa atas pembongkaran paksa tenda perjuangan buruh PT. Tai Cheng.

“Tindakkan pembongkaran paksa tenda buruh PT. Tai Cheng yang sedang melakukan mogok kerja oleh pihak kepolisian sangatlah tidak pantas karena buruh PT. Tai Cheng yang melakukan mogok kerja itu sudah sesuai dengan aturan UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan dan mogok kerja dan yang dilakukanpun telah dinyatakan sah oleh Disnaker Kota Batam”, ungkap Alfitoni

“Jadi kami selaku Konsulat Cabang FSPMI Kota Batam sangat kecewa karena bagaimana buruh akan berteduh dikala hari hujan ataupun panas, seharusnya pihak kepolisian selama pekerja melakukan mogok kerja di perusahaan harus jauh dari area perusahaan bukan malah membongkar tenda pekerja yang sedang mogok kerja”, tambahnya

Terhitung telah tiga kali tenda tersebut dibongkar paksa dengan alasan mengganggu akses perusahaan dan ketertiban umum. Dari informasi yang didapat Tim Media Perjoeangan Batam bahwa malam ini PUK Tai Cheng yang sedang mogok kerja tetap bertahan didepan perusahaan dengan hanya beralaskan tikar.

(Minto)

Pos terkait