Batam, KPonline- Ketua umum serikat pekerja elektronik elektrik , Ananto Prasetya yang turut menghadiri muscab 6 PC SPEE FSPMI Batam. Memberikan sambutan dalam rangka membuka agenda muscab 6 PC SPEE FSPMI Batam.
Dalam sambutanya Ananto mengatakan,” Batam merupakan kota terbesar kedua untuk SPEE, di seluruh Indonesia setelah Bekasi tentunya. Maka menjadi kewajiban kami harus hadir dalam agenda hari ini, ucapnya.
Ananto mengingatkan” bahwa ini merupakan sejarah, dan sejarah akan mencatat siapa yang konsinten dan setia bersama FSPMI. Dan rekan-rekan semua yang hadir hari inilah salah satunya, dan berharap ini di catat menjadi ladang ibadah kita dalam rangka memperjuangan hak-hak buruh”.
“Tentu dinamika ini terjadi karena masing- masing pihak tidak bisa meminimanilisir ego, andaikan semua pihak bisa menahan ego maka kejadian seperti ini tidak perlu terjadi, “ucapnya.
Ananto juga mengingatkan, “sesuai amanah kongres setelah kongres akan ada musyarah cabang, kemudian musnik, meminta semua agenda ini, di jalankan sesuai dengan AD/ART FSPMI, dan tolong di jaga persatuan kesatuan organisasi kita ini.
“Abaikan yang lain, focus pada urusan kita, dan kita tidak perlu menghujat siapun karena kita bisa buktikan kita bisa bersama berjuang membesarkan SPEE di kota Batam”.
Ananto juga berharap hampir 30 tahun organisasi ini, artinya sudah dewasa, maka dewasalah berorganisai, dewasalah bersikap, karena dengan kedewasaan Insya Allah kita semakin bijak,” tutupnya.
Dan disaat bersamaan Ananto, memukul gong sebagai simbol agenda Muscab 6 SPEE FSPMI Batam resmi dibuka.(Roy)



