FSPMI Kawal Sidang Pleno Dewan Pengupahan Kota Semarang

Semarang, KPonline –¬†Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan pengawalan sidang pleno Dewan Pengupahan Kota di Gedung Disnakertrans Kota Semarang Jl. Ki Mangun Sarkoro No 21 yang membahas tentang rekomendasi UMK 2019 yang akan diusulkan kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi,¬†Selasa (23/10/2018)

Seperti yang sudah diketahui dengan adanya Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja No B.240/M-NAKER/PHISSK-UPAH/X/2018 tertanggal 15 Oktober 2018 yang isinya instruksi kepada para kepala daerah diseluruh Indonesia untuk menggunakan formulasi PP78/2015 dalam kenaikan UMK 2019 yang besarannya 8,03% dari UMK 2018 tidak mengendurkan semangat para buruh di Semarang untuk melakukan pengawalan sidang pleno Dewan Pengupahan.

Bacaan Lainnya

Para buruh menginginkan bahwa kenaikan upah di tahun 2019 tidak menggunakan PP78 melainkan menggunakan survey KHL yang sudah dilakukan.

Seperti yang diungkapkan oleh Sumartono selaku ketua KC FSPMI Semarang Raya di sela-sela pengawalan upah ini berharap Dewan Pengupahan Kota dari unsur Serikat Pekerja mempertahankan angka dari hasil survey, karena pasti dari pihak Apindo pasti memakai PP78.

“Saya berharap kawan kawan yang ada di dalam tetap mempertahankan angka dari hasil survey KHL yang diajukan ke walikota. Hal inilah yang membuktikan bahwa dari Serikat Pekerja tetap menolak penerapan PP78 di kota Semarang,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil dengan Tatang ini juga menegaskan dan meminta kepada seluruh anggota FSPMI yang ada di Jawa Tengah untuk pengawalan upah tidak berhenti sampai disini saja namun akan berkelanjutan sampai di tingkat Walikota maupun Gubernur sesuai dengan instruksi dari DPP FSPMI.  (SUP)

Pos terkait