Diskusi Gerakan Rakyat Menentang IMF-WB Dibubarkan, Sekretaris Jenderal ITUC Angkat Bicara

Diskusi Gerakan Rakyat Menentang IMF-WB Dibubarkan, Sekretaris Jenderal ITUC Angkat Bicara

Posted by

Bali, KPonline – Sejumlah pertemuan Gerakan Rakyat Melawan IMF – World Bank yang rencananya diselenggarakan di Bali mendapat larangan dari sejumlah pihak.

Terkait dengan pelarangan itu, ITUC General Secretary Sharan Burrow angkat bicara.

“Saya sedih ketika melihat di Indonesia banyak forum-forum ditutup dan orang-orang dibubarkan karena melakukan protes dengan menggelar konferensi pers,”  kata Sharan.

Konferensi pers itu sendiri digelar untuk menyikapi larangan diskusi yang dilakukan Gerakan Rakyat Menentang IMF-WB.

Sebelumnya, pihak manajemen Radio Republik Indonesia membatalkan secara sepihak rencana diskusi yang dilakukan di Auditorium RRI. Panitia kemudian memindahkan tempat pertemuan di Nirmala Hotel di Denpasar, Bali.

Sekitar jam 11.00 malam, Rabu (10/10/2018) pihak manajemen Nirmala Hotel, memberitahukan sekretariat panitia bahwa polisi menelepon dan meminta untuk menghentikan acara yang dijadwalkan kecuali izin diamankan dari kepolisian nasional Jakarta.

Sejumlah petugas kepolisian yang tidak berseragam juga ditempatkan di Hotel Nirmala saat CSO dan gerakan masyarakat mengadakan briefing. Petugas terlihat mengambil gambar dan video dari para peserta tanpa persetujuan mereka. Manajemen hotel mengusir para peserta dan menghentikan mereka dari mengadakan konferensi pers di hotel.

“Saya mengikuti diskusi dengan kepala polisi Bali dan tuan rumah IFI saat makan siang,” kata Sharran.

Lebih lanjut dia menjelaskan, mengenai hal ini, IMF tidak dapat disalahkan melainkan terdapat campur tangan yang kuat dari pihak berwenang Indonesia.

“Kami mendapat tawaran perlindungan (tidak sepenuhnya diterima) dan tempat hotel dibuka untuk forum untuk sidang. Saya belum mendengar keputusan dari panitia lokal apakah akan pergi ke acara tersebut tetapi akan berbicara dengan pimpinan KSPI malam ini atau besok pagi dan melihat apa yang harus kita refleksikan dalam sebuah pernyataan,” tegasnya.

Berikut pernyataan lengkap Sharran Burrow:

I am sad to say in Indonesia we see an old Indonesia emerging with the people’s Forum being shut down and people being dispersed from a resulting protest/press conference. Indeed there was even the threat of deporting foreign guests who attended.

I joined a discussion with the Bali chief of police and the IFI hosts at lunch time

On this one the Fund and the IMF cannot be blamed but rather the heavy hand of Indonesian authorities. We got the offer of protection ( not entirely welcome) and the hotel venue being opened for the forum to convene. I haven’t heard yet of the decision of the local committee as whether to go ahead but will talk to KSPI leadership tonight or early tomorrow and see what we should reflect in a statement.

Kind regards

Sharan Burrow
ITUC General Secretary

Facebook Comments

Comments are closed.