Deal, PUK Sumitomo Batam Tuntaskan Kesepakatan PKB

Batam,KPonline – FSPMI SPEE PUK PT Sumitomo Wiring System Batam (SBI) Indonesia telah menyepakati Perjanjian Kerja Bersama dengan management PT SBI. PKB ini merupakan yang ke-5 dan melalui proses yang cukup panjang dengan 5 kali pertemuan, 2 kali di perusahaan, 3 kali diluar perusahaan yaitu di Hotel Nagoya Hill, Sahid Jaya dan terakhir pertemuan di Turi beach resort.
Pembahasan PKB sendiri diawali pada 8 Juli 2017, dan diadakan setiap hari Sabtu hingga tanggal 19 Agustus 2017.

Pada PKB ke-5 ini menghasilkan beberapa kesepakatan penegasan di pensiun dini, fasilitas pendamping BPJS serta beberapa item terkait Sekretariatan baru, kantin dan koperasi.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana di ketahui Perjanjian Kerja Bersama (PKB) merupakan pedoman kerja sama antara pekerja dan perusahaan dimana PKB akan membantu kedua belah pihak dalam menyelesaikan masalah/perselisihan dalam kerja. Di dalam segala aktifitas pekerjaan sebuah perusahaan, sering kali muncul perselisihan yang terjadi antara karyawan dengan pimpinan perusahaan.

Sesuai peraturan masa berlakunya PKB paling lama 2 (dua) tahun, dapat diperpanjang masa berlakunya paling lama 1 (satu) tahun berdasarkan kesepakatan tertulis antara pengusaha dengan serikat pekerja. Ketentuan dalam PKB tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apabila isi PKB bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka ketentuan yang bertentangan tersebut batal demi hukum dan yang berlaku adalah ketentuan dalam peraturan perundang-undangan

Atas tercapainya kesepakatan PKB ini Ketua PUK Sumitomo Odeng Safaruddin mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan kepada teman-temannya di serikat pekerja PT. Sumitomo dan manajemen PT.Sumitomo ,

Di tempat terpisah Bidang PKB Pengurus Pusat SPEE Edwin Cristiawan mengatakan bahwa PKB adalah sebagai langkah awal atau starting point untuk semua serikat pekerja dalam memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. Dan tahun 2017 ini Edwin menargetkan lima serikat lagi yang harus selesai dalam pembahasan PKB.

 

Kontributor : Riyanto
Editor : Suhari Ete

Daftar Sekarang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.