Curahan Hati Guru Honorer

  • Whatsapp

Garut, KPonline – Kepada generasi penerus bangsa. Murid-muridku yag lucu-lucu, dan kami cintai.

Kepada para orang tua siswa yang kami hormati.

Bacaan Lainnya

Kepada Kepala Sekolah dan guru-guru yang kami hargai dan banggakan

Teruntuk muridku,
Murid-muridku yang kami cintai. Maafkanlah kami yang tidak bisa masuk sekolah tuk memberikan kalian ilmu. Bukan maksud kami menelantarkan kalian. Bukan maksud kami meninggalkan kalian.

Maafkan kami yang tak bisa menceritakan kepada kalian. Biarkanlah kami yang menelan ini semua.

Murid-muridku yang kami cintai. Selama kami tidak ada, belajarlah dengan baik. Kami akan kembali, setelah kami menjadi Guru LEGAL

Teruntuk ayahanda dan ibunda,
Ayahanda-ibunda yankami hormati. Maaf beribu maaf yang bisa kami lontarkan saat ini. Maafkan kami yang dalam beberapa hari kedepan kami tidak bisa mengajar dan mendidik putra-putri kalian.

Bukan maksud kami meninggalkan kewajiban kami, namun ada sesuatu hal yg harus kami perjuangan sehingga meninggalkan kewajiban kami.

Ayahanda-ibunda yang kami hormati
Mungkin kalian sudah melihat, mengetahui beberapa medsos yang menceritakan tentang kisah kami. Yang tak perlu kami beberkan secara detail. Kami mohon do’anya dari kalian

Kami akan kembali, setelah kami mejadi Guru LEGAL

Teruntuk Kepala Sekolah dan Guru-guruku yang kami hargai dan selalu di banggakan. Maafkan kami yang tidak bisa hadir tuk menunaikan kewajiban kami.

Maafkan kami yang tak bisa hadir tuk memberikan materi pelajaran kepada murid-murid kami.

Tajamnya lidah yang melontarkan statement tidak mengenakkan telah membuat kami hancur…

Amarah kami pun meluap bak gunung merapi yang akan meletus.

Pekerjaan kami pun jadi terbengkalai. Hati dan pikiran kami berkecamuk. Dapodik, SPJ dan berbagai administrasi lainnya terganggu.

Bapak/ibu Kepala Sekolah dan Guru-guruku, maafkanlah kami…

Kami mohon do’anya dari kalian

Dan kami akan kembali, setelah kami mejadi Guru LEGAL.

Kami guru yang di anggap ILEGAL dan tidak sah mengisi raport.

Penulis: Agus Hendrayana, Guru Honorer Kabupaten Garut.

Pos terkait