Kampar, KPonline–Pertemuan bipartit antara Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Perkebunan dan Pertanian (SPPK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Rimbun Sawit Sejahtera (RSS) dengan manajemen perusahaan berlangsung dengan baik dan penuh suasana kekeluargaan pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Kantor Besar PT Rimbun Sawit Sejahtera, Desa Buluh Nipis, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.
Pertemuan tersebut digelar sebagai forum dialog antara serikat pekerja dan pihak perusahaan guna membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan, khususnya terkait pemenuhan hak-hak pekerja serta upaya membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus dan anggota serikat pekerja, di antaranya perwakilan DPW FSPMI Riau, Konsulat Cabang (KC), Pimpinan Cabang (PC), Ketua PUK SPPK FSPMI PT RSS Aswan, sekretaris, serta anggota serikat pekerja. Dari pihak manajemen perusahaan turut hadir Manajer HRD Erwin, Relation Officer (RO) Anton, Manajer Perusahaan Rahmat, KTU Mawardi, serta jajaran Asisten Afdeling 1, 2, dan 3.
Ketua PUK SPPK FSPMI PT Rimbun Sawit Sejahtera, Aswan, mengatakan bahwa pertemuan bipartit tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara serikat pekerja dengan manajemen perusahaan.
“Pertemuan ini merupakan langkah positif dalam membangun hubungan industrial yang harmonis. Kami mengapresiasi sikap terbuka manajemen perusahaan yang menerima dan mengikuti perundingan dengan baik sehingga pembahasan berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat berlangsung secara kondusif,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai hal yang berkaitan dengan hak-hak pekerja serta upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui komunikasi yang konstruktif dan berkelanjutan.
PUK SPPK FSPMI PT Rimbun Sawit Sejahtera juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk jajaran DPW FSPMI Riau, KC, PC, Tim Media Perdjoeangan, serta rekan-rekan serikat pekerja dari berbagai PUK di Provinsi Riau.
Aswan menegaskan bahwa semangat persatuan dan solidaritas pekerja harus terus dijaga sebagai modal utama dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan kaum buruh melalui mekanisme dialog yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat perjuangan pekerja serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan,” katanya.
Pertemuan bipartit tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan untuk terus mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan serta mewujudkan kesejahteraan pekerja dan kemajuan perusahaan.