Depok, KPonline-Aksi unjuk rasa yang digelar Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT. Immortal Cosmedika Indonesia terus berlanjut dan kini memasuki hari ke-5. Ratusan pekerja masih bertahan menyuarakan tuntutan mereka di depan area perusahaan dengan penuh semangat dan tertib.
Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil perundingan antara perwakilan pekerja dengan manajemen perusahaan yang telah dilaksanakan pada 22 April 2026 lalu. Namun hingga saat ini, para pekerja menilai belum ada langkah nyata dari perusahaan untuk menjalankan poin-poin yang telah dibahas bersama.
Massa aksi menyampaikan kekecewaan karena belum terlihat adanya itikad baik dari pihak manajemen. Bahkan, para pekerja menyoroti dugaan ingkar janji terhadap komitmen yang sebelumnya telah disampaikan dalam forum perundingan.
Dalam orasinya, para pekerja menegaskan bahwa perjuangan ini bukan meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya menuntut hak normatif yang seharusnya diberikan kepada pekerja sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku.
Salah satu tuntutan utama yang kembali disuarakan adalah mempekerjakan kembali Ketua PUK beserta 15 orang pengurus dan anggota yang terdampak kebijakan perusahaan. Mereka menilai langkah tersebut penting demi menciptakan hubungan industrial yang adil dan harmonis.
Selain itu, massa juga menuntut penerapan upah sesuai SK Gubernur Jawa Barat, penghentian pemotongan upah secara sepihak, serta pembayaran tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan yang sebelumnya telah dipotong dari gaji pekerja.
Para pekerja juga mendesak perusahaan menghentikan praktik union busting atau upaya pemberangusan serikat pekerja. Mereka menilai kebebasan berserikat merupakan hak dasar pekerja yang dilindungi undang-undang dan tidak boleh dihalangi oleh pihak manapun.
Meski aksi telah memasuki hari kelima, suasana tetap berlangsung kondusif dan tertib. PUK SPAI FSPMI menegaskan akan terus mengawal perjuangan hingga seluruh tuntutan dipenuhi serta hak-hak pekerja dipulihkan sepenuhnya.