3 Berita Terpopuler (1/9/2017): Kemenangan Buruh PT DMCTI Kembali Tempati Posisi Utama

  • Whatsapp
Buruh dari berbagai serikat melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Banten, tanggal 17 November 2016, untuk menuntut upah layak. (Foto: Rey)

Jakarta, KPonline – Artikel berjudul ‘Buruh Menang: Pengusaha PT DMCTI Dihukum Membayar Upah dan Hak Buruh Sampai Putusan Inkrah’ kembali menempati posisi sebagai artikel paling populer pada Jum`at (1/9/2017). Sehari sebelumnya, artikel ini menempati posisi kedua.

Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh artikel berjudul ‘Musniklub Serikat Pekerja PT Freeport Indonesia, Diduga Bentuk Adu Domba Antar Pekerja’ yang sebelumya menjadi artikel paling populer. Dengan kata lain, dua artikel ini hanya berbagi posisi.

Bacaan Lainnya

Sedangkan artikel berjudul ‘Kamu Bekerja di Provinsi Banten, Ini Daftar UMK Tahun 2017’ menempati posisi ketiga. Artikel mengenai besarnya upah minimum menjadi artikel abadi, selalu dicari. Itu artinya, banyak pembaca yang ingin mengetahui besarnya upah di tiap-tiap daerah.

1. Buruh Menang: Pengusaha PT DMCTI Dihukum Membayar Upah dan Hak Buruh Sampai Putusan Inkrah

Menghukum Tergugat untuk membayar upah dan hak-hak lainnya kepada masing-masing Penggugat setiap bulannya sejak bulan Mei 2017 sampai dengan adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap dalam perkara aquo. Demikian bunyi salah satu putusan dalam Perkara No.103/Pdt.Sus-PHI/2017/PN. Bdg antara Evi Setiawati Dkk Melawan PT. DMCTI yang dibacakan Majelis Hakim PHI Bandung tertanggal 28 Agustus 2017.

Selain itu, PT DMCTI juga dihukum untuk membayar uang paksa (dwangsom) kepada masing-masing Penggugat sebesar Rp. 148.810,- untuk setiap harinya apabila PT DMCTI terlambat menjalankan putusan yang berkekuatan hukum tetap dalam perkara aquo.

Tim Advokasi pekerja PT DMCTI yang juga Advokat di LBH FSPMI Abdul Rahman mengapresiasi Majelis Hakim PHI Bandung yang memutus perkara ini. Meskipun putusan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan, selama ini jarang sekali permintaan untuk membayar upah dan hak pekerja hingga ada putusan yang berkekuatan hukum tetap jarang dikabulkan.

Menurutnya, ini adalah keputusan yang adil. Apalagi PHI Bandung sudah menyatakan, akibat mogok nasional yang dilakukan para pekerja PT DMCTI tidak bisa dijadikan alasan untuk melakukan PHK.

Baca Selanjutnya…

2. Musniklub Serikat Pekerja PT Freeport Indonesia, Diduga Bentuk Adu Domba Antar Pekerja

Pengurus sah PUK SPKEP SPSI PT Freeport Indonesia menolak hadir pada seluruh agenda Musyawarah Unit Kerja Luar Biasa (Musniklub) ke-II di Tembagapura. Pasalnya Musniklub tersebut yang digelar Senin (28/8) siang itu dinilai tidak jelas.

“Karena sampai saat ini kami sendiri tidak tahu persis alasannya untuk melaksanakan Musniklub,” jelas Ketua Bidang Organisasi PUK SP-KEP SPSI PTFI Yapet Panggala, seperti diberitakan harianpapuanews.com, Selasa (29/8/2017).

Yapet mengatakan, apalagi Musniklub ini mengabaikan pernyataan sikap dan imbauan yang diterbitkan oleh Pengurus Cabang SPKEP SPSI Kabupaten Mimika. Dalam surat tertanggal 26 Agustus 2017, PC SPKEP SPSI Mimika telah menyatakan sikap bahwa tidak menyetujui, menghadiri dan memandu pelaksanaan Musniklub tersebut.

PC SPKEP SPSI Mimika juga menyatakan tidak dapat menerbitkan SK pengukuhan atau pengesahan dan melantik pengurus yang terpilih serta tidak bertanggung jawab atas pelaksanaan Musniklub dan keputusan-keputusannya.

Baca Selanjutnya…

3. Kamu Bekerja di Provinsi Banten, Ini Daftar UMK Tahun 2017

Pemerintah Provinsi Banten akhirnya menetapkan besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) pada 2017. Berdasarkan surat keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.553-Huk/2016 tertanggal 23 November 2016, menyebutkan UMK tertinggi di tanah jawara yakni Kota Cilegon sebesar Rp3.331.997,62, untuk Kota Serang Rp2.866.595,31, Kabupaten Lebak Rp2.127.112,50.

Sementara itu, UMK Kabupaten Tangerang sebesar Rp3.270.936,13, Kabupaten Serang Rp3.258.866,25, Kota Tangerang Rp3.295.075,88, Kota Tangerang Selatan Rp3.270.936,13, Kabupaten Pandeglang Rp2.164.979,43.

Baca Selengkapnya…

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *