Memilukan, Buruh Dihalangi Sholat Jum`at di Masjid KP3B Banten

Serang,KPonline – Buruh Banten kembali mendatangi Kantor Gubernur Banten di KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, menjelang sholat Jumat, buruh memilih untuk mengakhiri aksinya dan berencana untuk menunaikan sholat Jumat di Masjid Al Bantani di kawasan KP3B. Akan tetapi puluhan apparat melarang niat baik buruh tersebut dengan alasan demi keamanan. Sontak hal tersebut memicu kemarahan buruh dan terjadi adu mulut dengan aparat keamanan.

Seperti di ketahui buruh dari berbagai serikat se-Provinsi Banten mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) untuk merevisi Surat Keputusan (SK) penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang dinilai memberatkan buruh. Desakan tersebut sampaikan dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Banten di KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Jumat(24/11/17)

Sekretaris Serikat Pekerja Indonesia (SPI) Provinsi Banten, Tugimin mengatakan, buruh di Provinsi Banten kecewa atas sikap WH yang lebih memilih menetapkan UMK sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. “Beliau saat bertemu di rumah dinasnya mengatakan akan menetapkan UMK 2018 di seluruh Provinsi Banten sesuai dengan rekomendasi Wali Kota dan Bupati” ujarnya.

Dengan keputusan tersebut mereka juga menganggap WH telah menghianati janjinya kepada para buruh. Karena sejak awal WH telah berjanji akan mensejahterakan buruh. “Kami akan terus mendorong agar gubernur mau merevisi kembali UMK sesuai rekomendasi bupati/wali kota,” katanya. Karena telah dibohongi maka mereka menuntut WH mencabut SK penetapan UMK 2018, kemudian mengeluarkan SK baru dengan kenaikan UMK sesuai rekomendasi kepala daerah. “Ternyata keputusan gubernur, UMK seluruh provinsi banten mengacu kepada PP nomor 78,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh Kabupaten Serang, Asep Danawirya mengatakan, kekecawaan buruh sangat wajar mengingat WH tidak mampu merealisasikan janji kampanye saat pencalonan. “Mau jadi gubernur datang ke buruh, semua dikondisikan agar buruh pilih WH. Kenapa kami pilih WH karena kami kecewa dengan gubernur yang lalu, tapi ternyata sama saja. Dulu janji akan bantu buruh, kepentingan-kepentingan buruh,” katanya.

Facebook Comments