Kursi Kosong Sang Bupati

Cirebon, KPonline – Massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cirebon yang melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati hanya mendapati kursi kosong.

Kenapa kursi kosong? Hal ini, karena, Bupati Cirebon yang dijadwalkan bertemu dengan buruh malah menghilang entah kemana.

Pertemuan yang sekiranya bisa menyampaikan tuntutan hanya diterima oleh Kadisnakertrans Cirebon, Abdullah Subandi.

Padahal, sebelumnya massa buruh sudah bertemu dengan Abdullah di kantor Disnakertrans Kabupaten Cirebon.

Perwakilan FSPMI Cirebon yang diterima masuk ke ruang rapat di kantor Bupati sedikit kaget. Mereka hanya menemui kursi Bupati yang kosong.

Kalau pemerintah tidak mau menemui rakyatnya, lalu rakyat harus mengadu kemana lagi?

Buruh selalu diputar-putar kalau menyangkut upah. Seolah pemerintah tak mengerti dan tak mau peduli dengan penderitaan rakyatnya.

FSPMI Cirebon yang diwakili oleh Asep Feddy Hartono dan Moh. Mahbub selaku ketua dan Sekretaris KC FSPMI Cirebon meminta untuk dijadwalkan ulang pertemuan antara FSPMI Cirebon dengan Bupati Cirebon.

Sementara itu, di luar kantor Bupati Cirebon massa aksi diguyur hujan. Namun tak menyurutkan semangat untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka bertahan di bawah guyuran hujan.

Semangat yang tiada henti menjadi simbol makin majunya pergerakan FSPMI Cirebon yang tak peduli panas dan hujan.

Susah senang ya solidarity.

Penulis: Trian H

Facebook Comments