Yayasan Roda Harapan Indonesia Dalam Pandangan Jamkeswatch 

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – Setelah melakukan kunjungan ke RSUD Cileungsi, sekitar pukul 13.00 WIB, rombongan Relawan Jamkeswatch Bogor melanjutkan kunjungannya ke Yayasan Roda Harapan Indonesia yang letaknya tidak jauh dari RSUD Cileungsi yaitu di komplek Perumahan Citra Indah, Jonggol.

Diterima langsung oleh pendiri yayasan tersebut Lukas Lugi Riyadi dan istri. Rombongan Relawan Jamkeswatch berkesempatan mendengarkan sejarah berdirinya yayasan sosial ini.

Bacaan Lainnya

Berawal dari sekumpulan relawan penyedia incubator gratis hingga menjadi Yayasan Roda Harapan Indonesia yang saat ini meminjamkan incubator dan lampu photo theraphy untuk bayi kuning. Hingga alat bantu jalan berupa kursi roda, kruk dan juga tabung oksigen.

Dalam pandangan Relawan Jamkeswatch, keberadaan yayasan ini sangat besar manfaatnya untuk masyarakat yang membutuhkan. Bukan hanya masyarakat sekitar wilayah Cileungsi, karena yayasan ini sudah melayanan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Kunjungan Jamkeswatch kali ini pun adalah salah satu cara mencari jalan keluar akan banyaknya aduan dari masyarakat terkait alat bantu. Banyak masyarakat yang ketika membutuhkan kursi roda dan alat bantu jalan lainnya meminta bantuan Jamkeswatch.

“Hal inilah yang mendorong kami, membuka jaringan dengan pihak luar selaku penyedia alat-alat bantu tersebut,” ujar Aden.

Melihat kondisi saat ini, dengan banyaknya warga tidak mampu dan dalam kondisi sakit serta memerlukan alat bantu untuk perawatan dirumah, Jamkeswatch berharap akan semakin banyak relawan yang bergerak di bidang sosial maupun komunitas masyarakat lainnya, agar tergugah untuk mengikuti jejak Lugi dan istri.

“Dan kami sebagai pihak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tidak boleh menyerah begitu saja dalam keterbatasan. Meskipun dalam hal ini kami hanya bisa memfasilitasi dengan cara arahan dan membuka jaringan dengan pihak lain. Tapi setidaknya ada hal masih bisa kami lakukan untuk membantu masyarakat,” imbuh Aden.

Reporter : Trihadi
Penulis : Trihadi
Editor : RDW

Pos terkait