Tolak Penetapan UMP Sumatera Utara Tahun 2019, Buruh Gelar Aksi ” Perbaikan Jalan “

Medan,KPOnline- Ditetapkannya Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Utara dengan kenaikan yang dihitung menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 (PP78/2015) atau dengan persentase kenaikan 8,03% dari UMP sebelumnya secara Nasional membuat Buruh kecewa dan mengambil tindakan.

Tepatnya pada 29 Oktober 2018 Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (FSPMI SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera utara dan kantor DPRD Sumatera utara.

Bacaan Lainnya

Bukan hanya satu hari ini saja, aksi yang bertema Bela Upah Buruh ini rencananya akan di gelar setiap hari senin dengan tujuan dan tuntutan yang sama yaitu Tolak UMP SUMUT yang berdasarkan PP78/2015, Cabut PP78/2015 dan naikan UMP sesuai dengan kebutuhan hidup layak pekerja 20% sampai dengan 25% dari UMP tahun 2018.

Jadi jangan ada keresahan jika disetiap hari senin setiap minggunya jalanan akan macet, itu karena ada Buruh yang sedang memperbaiki jalan menuju kelayakan upah dari upah murah yang berlaku saat ini.

Buruh juga menghimbau agar penerintah Provinsi dan Pusat memperhatikan hal ini dengan bijak. Buruh bertekad akan terus menggelar aksi serupa seperti ini sampai tuntutan buruh dipenuhi atau ada perubahan tentang penetapan UMP untuk tahun 2019.

Dalam aksi hari ini sendiri, Buruh kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumatera Utara. Akibatnya buruh meminta Gubernur untuk lebih peka terhadap nasib buruh yang sudah mendukungnya dalam Pilkada tahun lalu.

“Kami kecewa” ucap ribuan buruh.

“kita akan menggelar aksi setiap minggunya, tepatnya setiap hari senin. Mohon maaf bagi masyarakat luas yang terganggu dengan kemacetan jalan, sebab mulai hari ini buruh sedang melakukan perbaikan jalan menuju kelayakan upah” ucap Tony selaku Sekretaris Dewan Pimpinan Wilaya menyampaikan himbauan kepada pengendara umum yang melintasi jalan sisinga maharaja menuju jalan Imam Bisa Medan.

Dalam aksi unjuk rasa yang terpantau hari ini memang menimbulkan kemacetan yang luar biasa di sepanjang jalan utama menuju kota Medan.(Afriansyah)

Pos terkait