Temu Teknis/ Sosialisasi Pengawasan Norma Penghapusan Diskriminasi Tenaga Kerja Perempuan Dalam Pekerjaan dan Jabatan

Temu Teknis/ Sosialisasi Pengawasan Norma Penghapusan Diskriminasi Tenaga Kerja Perempuan Dalam Pekerjaan dan Jabatan

Serang, KPonline – Pemerintah Provinsi Banten Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi adakan kegiatan “Temu Teknis/ Sosialisasi Pengawasan Norma Penghapusan Diskriminasi Tenaga Kerja Perempuan dalam pekerjaan dan Jabatan” di Le Dian Hotel & Cottage, Kota Serang pada tanggal 09-11 Oktober 2018.

Acara ini dihadiri oleh semua unsur pengusaha, mulai dari retail, RS, perhotelan, SP/SB, dan dinas pengawas kabupaten dan provinsi. Selain itu, dihadirkan juga tiga orang pemberi materi yaitu Ubaidillah selaku (Ka Bid Pengawasan Prov. Banten)
Tatang Satria Budi Hadi (Kasie Bid pengawasan norma kerja perempuan : Kemenaker Pusat) dan Evi Rosvitawati (Kabid pengawasan norma penghapusan diskriminasi tenaga kerja perempuan dalam pengupahan , jamsos, dan kesejahteraan pekerja)

Acara di buka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya di lanjut dengan sambutan selamat datang yang disampaikan oleh Kadisnaker Provinsi Banten yaitu Al Hamidi, beliau menyampaikan perkembangan investasi yang semakin pesat di Provinsi Banten Kota Serang khususnya, beliau juga menjelaskan program-program yang saat ini sedang di lakukan oleh Dinas Tenaga Kerja khususnya bidang pengawasan berdasar kepada Peraturan Gubernur (Pergub) tahun 2018 tentang penyelenggaraan tenaga kerja, dengan menyelenggarakan penyaluran calon tenaga kerja melalui dinas tenaga kerja dengan tujuan mengurangi angka pengangguran di Provinsi Banten.

Sambutan kedua di sampaikan oleh Dirjen Binwasnaker dan K3 Sugeng Prianto, beliau menegaskan bahwa program pemerintah dalam hal pengawasan norma penghapusan diskriminasi tenaga kerja perempuan jangan hanya menjadi retorika semata, tapi harus di realisasikan secara berkala agar bukan hanya menjadi sekedar laporan semata, tapi nyata dilakukan di lingkungan Provinsi. Beliau juga menegaskan harus adanya sistem yang seimbang antara 3 pilar, yaitu pemerintah, pengusaha dan pekerja untuk mencegah dan menanggulangi adanya diskriminasi terhadap tenaga kerja perempuan di lingkungan kerja guna terciptanya hubungan yang harmonis.

Setelah semua materi disampaikan, peserta di minta mengisi kuisioner yang berisi tingkat diskriminasi yang terjadi di lingkungan kerja peserta, juga apa langkah ke depan nya yang akan dimulai untuk mengatasinya.

Acara di tutup oleh Widi Sasmoyo (Kasubdit Pengawasan Norma Penghapusan Diskriminasi Tenaga Kerja Perempuan) yang mnyampaikan harapannya agar tingkat diskriminasi di lingkungan kerja terhadap perempuan dapat di kurangi dengan pencegahan-pencegahan yang di mulai dari management dan pekerja itu sendiri, dia juga berharap agar ke depannya dapat melakukan agenda seperti ini lagi dengan mengundang lebih banyak lagi peserta dari berbagai macam jenis profesi dan perusahaan. ungkap nya.

Penulis : Mia

Editor : Ayu

Facebook Comments

Comments are closed.