Tuban, KPonline – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 di Tuban berlangsung meriah, hangat, dan penuh keakraban. Sejumlah buruh perempuan yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) tampak bercengkerama dengan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, di depan Kantor Bupati Tuban.
Para Srikandi FSPMI yang berasal dari PUK SPAI FSPMI PT IKSG hadir membawa berbagai poster berisi tuntutan buruh. Aspirasi tersebut meliputi reformasi pajak, optimalisasi rumah singgah, hingga pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tuban.
Meski membawa sejumlah tuntutan yang bahkan sempat dibacakan langsung di hadapan bupati, suasana tetap berlangsung penuh keceriaan. Wajah-wajah ceria menghiasi momen tersebut, mencerminkan semangat solidaritas dan kebersamaan dalam memperingati May Day.
Para buruh perempuan ini tidak hanya menyuarakan aspirasi, tetapi juga menunjukkan bahwa perjuangan dapat disampaikan secara damai dan humanis.
Lebih dari itu, mereka adalah sosok pejuang nafkah keluarga yang tangguh, mampu berdiri di garis depan memperjuangkan hak, sekaligus menjalankan peran dalam kehidupan rumah tangga. Semangat dan keteguhan mereka menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak mengenal batas gender.
Sudah selayaknya kita, khususnya kaum laki-laki, tidak kalah dalam semangat juang dan tanggung jawab. Jangan hanya menitipkan nasib, tetapi turut bergerak, berjuang, dan mengambil peran nyata dalam memperbaiki kesejahteraan bersama. Apa yang ditunjukkan para Srikandi ini adalah cermin bahwa kerja keras, keberanian, dan kepedulian adalah kunci perubahan.
Interaksi santai antara Srikandi FSPMI dan Bupati Tuban menjadi simbol terbukanya ruang dialog antara pemerintah daerah dan pekerja.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Ia mengapresiasi peran aktif buruh, khususnya perempuan, dalam pembangunan daerah. Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang harmonis antara pemerintah, pekerja, dan perusahaan.
Peringatan May Day 2026 di Tuban pun diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukuran dalam memperingati Hari Buruh Internasional.



